Proses saat melepaskan cincin seorang pemuda dari jarinya yang tak bisa dilepas dengan cara di gurinda oleh personel BPBD Kota Tangerang. (Istimewa / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Cincin di jari tidak bisa lepas, seorang pemuda di Tangerang akhirnya mendatangi kantor BPBD UPT Cibodas, Kota Tangerang. Proses pelepasan cincin berlangsung dramatis, sebab petugas terpaksa memotong cincin tersebut dengan alat potong gerinda kecil.
Cincin itu sulit dilepas karena jari manis seorang pemuda ini mengalami pembengkakan akibat cincin sudah lama tak pernah dilepas. Dramatis karena petugas harus berhati-hati agar proses pemotongan tidak sampai melukai tangan pemuda tersebut.
Sekitar 15 menit, petugas BPBD pun akhirnya berhasil melepaskan cincin tersebut.
“Ini sering terjadi, saya himbau masyarakat agar menyadari sering mencopot cincin. Apalagi jika ada yang nekat, sudah kekecilan tetapi cincin tetap dipaksa masuk ke jari. Sudah ada empat orang ke sini dengan kasus yang sama,” kata Syahri, kepala UPT BPBD Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang kepada TangerangNews.com.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.
Warga Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang digegerkan sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, pada Minggu 21 Juni 2026.
Warga Legok Tangerang Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki, Diduga Baru Dibuang Orang Tuanya
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""