Jefri Bagian UDD PMI Kota Tangerang. (TangerangNews / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 102 dari total sebanyak 137 pegawai Palang Merah Indonesia Kota Tangerang menjalni vaksinasi COVID-19.
Sedangkan 35 pegawai harus tertunda dan tidak dapat melaksanakan vaksinasi karena terbentur aturan, terkait penyintas, berstatus mengandung serta terdapat yang kondisi kesehatannya sedang kurang baik.
Vaksinasi COVID-19 dosis kedua itu dilakukan karena menjadikan PMI Kota Tangerang sebagai pihak prioritas karena sering beraktifitas di luar rumah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Jefri salah seorang yang bertanggung jawab pada UDD PMI Kota Tangerang mengatakan, yang tertunda divaksin akan dilaksanakan sekitar sepekan dari waktu yang telah dijadwalkan.
“Jadi target hari ini 102 pegawai. Sisanya seminggu lagi,” katanya.
Arief Wismansyah Wali Kota Tangerang mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan vaksinasi sebanyak 1.776 tenaga kesehatan.
“Saya berharap kepada penyintas COVID-19 untuk segera mendonorkan plasma konvalesen kepada PMI Kota Tangerang. Agar dapat dimanfaatkan pasien untuk lebih mempercepat proses kesembuhan,” kata Wali Kota.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""