Connect With Us

Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Batuceper Tangerang, PKS: Partai Jangan Cuma Hadir Saat Pemilu

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 15 Februari 2021 | 11:58

Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo dengan didampingi jajaran pengurus memberikan bantuan bagi korban banjir di pemukiman RW3 Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—DPD PKS Kota Tangerang menyalurkan bantuan bagi korban banjir di pemukiman RW3 Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Dari pendataan yang dilakukan relawan PKS di lokasi banjir, paling tidak ada empat RT di RW3 yaitu RT 2, 3, 4 dan 5 yang terdampak banjir.  Banjir terparah berlokasi di RT 3. 

Total warga yang terdampak sekitar 400 KK dengan jumlah penduduk terdampak antara 1200-1300 jiwa. 

Kendati banjir sudah mulai surut, tetapi sebagian rumah masih ada yang terendam banjir hingga saat bantuan diberikan. 

Adapun bantuan DPD PKS Kota Tangerang yang disalurkan untuk warga terdampak banjir berupa bahan pokok, obat-obatan, serta alat kebersihan. 

Bantuan diberikan pada Minggu (14/2/2021) yang langsung disampaikan oleh Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo dengan didampingi jajaran pengurus.

Arief mengatakan bantuan yang diberikan sejalan dengan aspirasi warga yang disampaikan melalui Ketua RT setempat, saat relawan PKS pertama kali melakukan kunjungan untuk memetakan dampak banjir dan bantuan yang paling dibutuhkan oleh warga. 

Warga menyambut baik bantuan yang disalurkan oleh DPD PKS Kota Tangerang. Mereka mengaku baru PKS satu-satunya partai yang menyalurkan bantuan ke lokasi banjir. 

Arief menyampaikan seyogianya partai politik hadir kapanpun di saat masyarakat membutuhkan, tidak hanya saat menjelang pelaksanaan Pemilu dan Pilkada untuk sekadar mendapatkan dukungan berupa suara dari masyarakat.

Namun tidak dirasakan keberadaannya dalam periode lima tahun antara satu pemilu ke pemilu berikutnya. 

Menurutnya, PKS Kota Tangerang berkomitmen untuk melakukan kegiatan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana sebagaimana yang selama ini telah menjadi tradisi PKS, sebagai partai terdepan dalam kegiatan tanggap bencana di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Tangerang.

"Terlebih di masa ancaman bencana yang meningkat karena faktor kerusakan lingkungan serta cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arief juga berkeliling bersama jajaran pengurus RT setempat untuk mendapatkan gambaran lebih lanjut tentang penyebab banjir yang berulang kali terjadi di wilayah tersebut.

Hal ini dilakukan agar dapat dirumuskan solusi yang komprehensif terhadap penanggulangan banjir di masa yang akan datang, termasuk di dalamnya adalah penataan ulang dan perbaikan saluran air atau drainase di seluruh lingkungan tersebut.

Sehingga jalur aliran air dapat berjalan dengan baik dengan kapasitas yang memadai untuk menampung debit air yang masuk. 

Solusi lain akan dirumuskan lebih lanjut melalui survei dan pemetaan masalah secara lebih mendalam.

Dari perumusan masalah yang dilakukan, selanjutnya akan menjadi bahan bagi Anggota Legislatif PKS di wilayah tersebut untuk melakukan advokasi perbaikan infrastruktur, sehingga permasalahan banjir dalam jangka menengah dan panjang dapat teratasi. 

Arief juga berpesan agar komunikasi antara tokoh masyarakat di lingkungan tersebut dengan struktur PKS terdekat, yakni Ketua Dewan Pengurus Ranting PKS Kelurahan Batusari serta Ketua DPC PKS Kecamatan Batuceper dapat terus berlanjut.

"Hal ini dalam rangka menuntaskan permasalahan banjir serta jika sewaktu-waktu dibutuhkan kembali bantuan akibat dampak banjir, sehingga bantuan dapat diberikan dalam waktu yang lebih cepat lagi," pungkasnya.

Selain menyalurkan bantuan bagi korban banjir tersebut, PKS Kota Tangerang juga menyampaikan hasil donasi para kader PKS berupa uang tunai sejumlah Rp 6.150.000, yang diserahkan kepada warga terdampak musibah puting beliung di RW 5 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari. (RAZ/RAC)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill