Connect With Us

Rumah Warga dekat TPA Rawa Kucing Tangerang Tergenang Air & Bau, Diusulkan Direlokasi

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 18 Februari 2021 | 10:15

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing Kota Tangerang, Kamis (18/2/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com—Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengusulkan agar masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, RT 5/4 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari direlokasi. 

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang Sumarti mengatakan, usulan relokasi warga sekitar TPA Rawa Kucing setelah para anggota DPRD melakukan sidak pada dua hari lalu. 

Menurutnya, pemukiman warga tersebut tergenang air jika dilanda hujan deras. Selain itu, warga juga mencium aroma tak sedap dari dampak sampah. 

"Ya, tentunya mereka di sana terdampak dan itu harus direlokasi,” ujar Sumarti dari Fraksi PDIP, Kamis (18/2/2021). 

Sumarti menyampaikan sebelumnya pemerintah daerah telah menganggarkan biaya ganti rugi untuk relokasi. Hanya saja saat itu terkendala status kepemilikan lahan. 

“Pada tahun 2017 kita anggarkan, tapi memang akhirnya masyarakat tidak bisa membuktikan kepemilikan lahan, jadi tidak bisa direalisasikan,” katanya. 

Sedangkan untuk tahun 2021, pemerintah kembali menganggarkan tetapi besarannya hanya Rp5 miliar, meski berdasarkan kalkulasi kebutuhan dana diperlukan hingga mencapai Rp20 miliar. 

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing Kota Tangerang.

"Ya, tapi tidak apa-apa bertahap. Karena memang kondisi keuangannya harus diprioritaskan, karena juga banyak program lain dan itu untuk kepentingan masyarakat juga,” jelasnya. 

Disinggung soal jumlah warga yang terdampak, Sumarti mengaku tidak mengetahui persis. Sebab saat melakukan kunjungan, dirinya dan rombongan terjebak genangan air. 

“Kami juga usulkan nantinya setelah dilakukan relokasi agar lokasi tersebut dijadikan Ruang terbuka hijau (RTH) saja,” paparnya. 

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Tangerang Apanudin menambahkan, selain bau, air genangan di lokasi berwarna hitam.

Bahkan dampak yang dirasakan warga sekitar setelah hujan yaitu gatal-gatal pada kulit dan hal ini memang sudah terjadi bertahun-tahun. 

"Untuk itu, kami meminta kepada pemerintah segera merelokasi warga yang terdampak," kata politisi dari Fraksi Gerindra ini. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Kebakaran di Jatiuwung Hanguskan 9 Gudang, 1 Personel Damkar Dilarikan ke UGD Gegara Sesak Nafas

Kebakaran di Jatiuwung Hanguskan 9 Gudang, 1 Personel Damkar Dilarikan ke UGD Gegara Sesak Nafas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40

Insiden kebakaran hebat yang melanda kawasan industri di Jalan Industri Raya VIII, Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menghanguskan sekitar sembilan gudang, pada Selasa 20 Oktober 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill