Asap Karhutla Terdeteksi Masuk Banten, BMKG Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:51
Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terdeteksi masuk ke wilayah Banten hingga Jakarta sejak Jumat, 16 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Banjir pada 20 Februari 2021 yang melanda Kota Tangerang berdampak rusaknya lahan seluas 1800 meter persegi yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Anthurium di Perumahan Pondok Arum, Kecamatan Karawaci.

Usai banjir pengurus KWT pun melakukan penataan ulang. Saat ini mereka sedang melakukan tanam bibit.

"Sebelum banjir kita mau panen timun, kembang kol, terong dan kubis karena cuaca hujan jadinya banjir, jadi yang tersisa cuma tomat," ujar Yuliana pengurus KWT Anthurium, Sabtu (27/2/2021).
Kawasan ini sempat terendam banjir setinggi 1 meter. Akibat banjir yang cukup tinggi ini, banyak tanaman yang mati dan gagal panen.

Yuliana menambahkan lahan pertanian ini sudah tiga kali terendam banjir dan ada beberapa tanaman yang tidak tahan air.
Ada pun berbagai jenis sayuran yang ditanam di lokasi tersebut seperti kubis, cabai, pokcoy, daun bawang, capcai merah, tomat rubi, kembang kol dan ubi kembili.
Selain menanam sayuran, KWT Anthurium juga memiliki hewan ternak seperti kambing dan ikan.
Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terdeteksi masuk ke wilayah Banten hingga Jakarta sejak Jumat, 16 Oktober 2026.
TODAY TAGPakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews