Connect With Us

Lewat Go Siaga, Masyarakat Bisa Lapor ke Polsek Tangerang Secara Online

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 29 Maret 2021 | 13:03

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima saat menghadiri kegiatan launching aplikasi Go Siaga, Senin (29/3/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Polsek Tangerang meluncurkan aplikasi Go Siaga untuk memudahkan masyarakatnya dalam membuat laporan Kepolisian, Senin (29/3/2021). 

Aplikasi Go Siaga ini dapat diunduh di PlayStore. Segala macam aduan dapat dilakukan secara online menggunakan aplikasi tersebut yang langsung terhubung ke polsek yang berada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota ini.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima menjelaskan, dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat untuk menjangkau petugas Kepolisian. 

"Aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat memberikan informasi terkait situasi keamanan yang ada di lingkungan masing-masing," jelasnya di Polsek Tangerang. 

Namun, untuk sementara, aplikasi Go Siaga ini hanya tersedia di Polsek Tangerang. Adapun pelayanan ini juga masih dikhususkan bagi warga yang berada di wilayah hukumnya. 

"Tapi tidak menutup kemungkinan, aplikasi Go Siaga akan diluncurkan kembali di semua polsek wilayah Polres Metro Tangerang Kota," kata Kapolres. (RAZ/RAC)

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill