Connect With Us

Angkot Si Benteng Tangerang Sepi Penumpang Dipertanyakan

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 16 April 2021 | 15:42

Angkutan kota (angkot) Si Benteng saat beroperasi. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah masyarakat Kota Tangerang mempertanyakan terkait efektivitas angkutan kota (angkot) Si Benteng. Pasalnya, saat dioperasionalkan angkot tersebut kerap sepi penumpang. 

 

"Pengadaan mobil angkot Si Benteng, ini seharusnya dikaji ulang terlebih dahulu, dan dijawab beberapa pertanyaan terkait efektifitas Si Benteng," ujar Herianto, warga Kota Tangerang, Jumat (16/4/2021). 

 

Menurutnya, pergerakan angkot di Kota Tangerang cukup banyak sehingga para sopir mengalami penurunan pendapatan, apalagi ditambah kondisi pandemi COVID-19. 

 

"Lalu ini ditambah adanya Si Benteng bukan hanya pemasukan sopir angkot menurun drastis, tetapi juga bagaimana PT TNG menggaji drivernya," katanya. 

 

Meski demikian, kata Herianto, jika pemasukan dari PT TNG tidak maksimal, justru akan menjadi beban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Seperti biaya perawatan dan sebagainya. 

 

"Saya kira perlu kajian kembali terkait pengadaan Si Benteng ini," katanya. 

 

Direktur Utama PT TNG Edi Candra enggan berkomentar lebih jauh. Sebab, ia akan berbicara kalau ada data. 

 

"Kalau saya ngomong enggak ada data kan enggak bagus. Apalagi berkaitan dengan evaluasi," ujar Edi. 

 

Adapun terkait sepinya angkot Si Benteng, PT TNG sebagai Publik Service Organitation (PSO) yang bertujuan memberikan kemanfaatan, perkembangan perekonomian daerah, mendapatkan keuntungan. 

"PSO ini bagaimana kita sudah memberikan kebermanfaatan, sudah itu baru-baru masuk tahap dua yaitu memberikan perkembangan perekonomian daerah untuk masyarakat. Intinya itu," katanya. 

 

Strategi supaya angkot tersebut tidak sepi, Edi menegaskan, tidak hanya ASN tapi semua pihak sudah diajak untuk memanfaatkan fasilitas milik pemerintah. 

 

Sehingga fasilitas itu dapat dimanfaatkan dengan baik supaya tidak mubazir. Terlebih tarif yang terjangkau dengan subsidi yang diberikan agar dapat dimanfaatkan.

KAB. TANGERANG
Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga

Banjir di 2 Desa Mekar Baru Lumpuhkan Aktivitas 2.029 Warga

Rabu, 4 Februari 2026 | 22:39

Banjir menerjang dua desa di Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang pada Rabu 4 Februari 2026. Akibatnya, aktivitas 2.029 warga yang terdampak lumpuh total.

BANTEN
PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

Rabu, 4 Februari 2026 | 16:26

Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, dilakukan melalui kegiatan edukasi pencegahan kebakaran yang melibatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Menteri LH Turun Tangan Bersihkan Sampah di Serpong Tangsel

Menteri LH Turun Tangan Bersihkan Sampah di Serpong Tangsel

Rabu, 4 Februari 2026 | 17:21

Menteri Lingkungan Hidup (LH) / Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq turun langsung melakukan penyisiran dan pembersihan sampah di sepanjang Jalan Raya Serpong, Rabu 4 Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill