Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Bulan Ramadan merupakan bulan baik untuk melaksanakan ibadah. Tetapi tidak dengan yang dilakukan oleh pria paruh baya ini.
Dirinya nekat melakukan perbuatan dosa kepada sang nenek penjual takjil di pinggir jalan depan sekolah Baidhaul Ahkam, di Villa Tangerang Indah, Kelurahan Gebang Raya, Periuk Kota Tangerang, Senin (26/4/2021) sore. BACA Juga : Pemuda-pemudi Tangerang Open BO, Sampai Keren Bagi-bagi Takjil
Dirinya mencuri dompet korban kemudian kabur. Tetapi, si nenek sadar dengan cepat dan berteriak. Sontak masyarakat langsung mengejarnya, dan akhirnya pelaku tertangkap.

Kebetulan disekitar terdapat ormas para pemuda pendekar Banten, sehingga dia tidak remuk dihajar massa.
“Dia pesan 20 bakwan dan lima lontong. Tetapi, dia minta ditaruh gorengannya di meja, setelah saya taruh itu tak lama dompet saya hilang. Saya perhatiin dia kabur, saya teriak dan ditangkap warga, tetapi kebetulan juga ada bapak dari TNI makanya angsung ditangkap,” kata Rusmini,52, nenek sang penjual takjil.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews