Connect With Us

Ciptakan Kerumunan, JakCloth Karawaci Tangerang Kena Sanksi 

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 28 Mei 2021 | 17:00

Pusat perbelanjaan pakaian lokal, JakCloth di Jalan Beringin Raya, Karawaci, Kota Tangerang ditutup paksa oleh petugas gabungan, Jumat (28/5/2021). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pusat perbelanjaan pakaian lokal, JakCloth di Jalan Beringin Raya, Karawaci, Kota Tangerang tepaksa tutup lebih awal. 

Lantaran terjadi kerumunan, pihak Kecamatan Karawaci terpaksa melakukan tindakan ini karena khawatir terjadi penularan COVID-19, Jumat (28/5/2021). 

Seperti diketahui, JakCloth menutup seluruh tokonya di Indonesia karena imbas pandemi COVID-19 dengan mengobral barang-barang pakaian mulai harga Rp15 ribu. 

Camat Karawaci Wawan Fauzi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya kerumunan di lokasi tersebut. 

Tak banyak basa-basi, Kecamatan Karawaci dengan didampingi aparat pun langsung melakukan tindakan 

"Jadi saya langsung turun dengan Pak Lurah dan Tramtib. Intinya kita tutup sementara ya. Kita berikan teguran secara lisan manajemen tokonya," ujarnya. 

Kedatangan aparat gabungan dari Kecamatan Karawaci untuk membubarkan kerumunan. Sekaligus menegur pengelola toko untuk menjalankan protokol kesehatan. 

Wawan mengatakan, penyebab terjadinya kerumunan di lokasi tersebut disebabkan oleh diskon besar-besaran JakCloth. 

Tak ayal, pelanggan yang tertarik pun langsung menyerbu JakCloth. 

"Yang menjadi catatan kita adalah kerumunan. Kalau dari keterangan manajemen toko mereka sudah lengkapi dengan thermogun, cuci tangan dan wajibkan masker," kata Wawan. 

"Dalam artian jumlah pengunjung toko melebihi kapasitasnya maka kenapa akhirnya kita hentikan dulu sementara, untuk membubarkan kerumunan," tambah Wawan. 

Meski demikian, kata Wawan, tindakan yang dilakukan Kecamatan Karawaci hanya bersifat peneguran secara lisan dan penutupan sementara saja. Pihaknya tetap memperbolehkan JakCloth beroperasi kembali setelah mendapat teguran. 

"Saya izinkan dia buka lagi sore ini dengan catatan prokesnya dijaga, pengunjung yang masuk jua dibatasi dan nanti juga akan diawasi dengan Babinsa," kata Wawan. 

Menurut Wawan, pihaknya memberi kesempatan bagi pengelola Jakcloth dengan tujuan untuk mendukung perputaran ekonomi di wilayah Kecamatan Karawaci. 

"Karena biar bagaimana pun kita ingin tidak sampai terjadi, kita peduli perekonomian. Kita kasih kesempatan dulu ini silahkan buka lagi kalau memang prokesnya dikelola dengan baik," jelas Wawan. 

Namun, bila kembali ada kerumunan  pihaknya tak segan-segan mengambil langkah tegas, yakni menyegel tempat usaha tersebut. 

Mengingat saat ini Kota Tangerang masih menghadapi Pandemi COVID-19. Serta masih dalam masa PPKM Mikro. 

"Kalau masih terjadi pelanggaran, ya dengan segala hormat ya kita segel," pungkasnya. (RED/RAC)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill