ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr Liza Puspadewi mengaku ada kenaikan kasus COVID-19 hingga 100 persen di Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) pascalibur Lebaran 2021.
Liza mengaku, sebelum libur Lebaran, angka kasus COVID-19 di Kota Tangerang sempat mencapai 17 pasien yang dirawat RIT.
Namun, akibat adanya pergerakan orang yang melakukan aktivitas saat Lebaran, membuat kasus COVID-19 meningkat.
"Yang terakhir sebelumn libur cuma 17 (pasien yang dirawat di RIT). Sekarang naik 2 kali lipat dibanding dengan yang kemarin ( sebelum liburan)," ujarnya, Rabu (26/5/2021).
Liza menuturkan, hal tersebut lantaran tingginya aktivitas masyarakat saat libur Lebaran 2021, sehingga membuat peningkatan kasus COVID-19.
"Jadi konsepnya adalah bahwa pergerakan orang berbanding lurus dengan peningkatan kasus. Jadi kalau pergerakan orang itu pasti ada kenaikan kasus," katanya.
Menurutnya, kenaikan tersebut merupakan hasil dari pemeriksaan kesehatan secara acak yang dilakukan Pemkot Tangerang untuk melacak adanya masyarakat yang tertular COVID-19.
Saat ini, lanjut Liza, meski sudah mulai beranjak naik, tapi belum merupakan puncak dari peningkatan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran 2021.
"Kenapa kita tracing sebesar-besarnya , supaya kita bisa menemukan dalam kondisi dini. Kan yang dikhawatirkan penuh ICU, sebab ICU terbatas jumlahnya," pungkasnya. (RED/RAC)
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGJelang laga BRI Liga 1 yang mempertemukan klub sepakbola Persib vs Persija, aparat Polresta Tangerang mengerahkan sebanyak 129 personel guna mengantisipasi bentrokan antar supporter kedua tim tersebut.
Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews