Connect With Us

Antisipasi Lonjakan Kasus Pascalebaran, RSU Tangsel Siapkan Ruang Rawat COVID-19

Rachman Deniansyah | Rabu, 19 Mei 2021 | 21:29

Loket pendaftaran RSU Kota Tangerang Selatan. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan memastikan ketersediaan kapasitas ruang rawat bagi pasien terinfeksi COVID-19, jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus pada masa arus balik pascalibur lebaran 2021. 

Hal demikian dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel Enji Sepraliana saat dijumpai di Gedung RSU Tangsel, Rabu (19/5/2021). 

"Intinya kami siap untuk menerima lonjakan masyarakat yang mudik setelah lebaran kemarin. RSU Tangsel siap menerima pasien-pasien yang jika mereka itu terkonfirmasi positif," ujar Enji. 

Enji menuturkan, sedikitnya pihaknya telah menyediakan kapasitas sebanyak 55 tempat tidur yang akan dipergunakan khusus bagi pasien COVID-19. 

"Yang sudah diketahui bahwa kita di rumah sakit ini ada ruang rawat khusus pasien COVID-19 berjumlah 55 bed (tempat tidur), dan ICU tersedia empat bed," tuturnya. 

Sementara itu untuk sejauh ini, menurut catatannya, belum terdapat lonjakan kasus yang terjadi saat pascalibur lebaran 2021 ini. 

"Belum ada (lonjakan kasus) ya, sejauh ini masih moderate saja. Tidak ada lonjakan untuk pasien yang konfirmasi positif. Informasi laporan yang diterima perhari ini, pasien yang dirawat dengan konfirmasi positif ada 14 orang. Ini pasien yang sudah dirawat sejak sebelum lebaran," pungkasnya. (RED/RAC)

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill