Connect With Us

Dinas LH Kota Tangerang Tidak Temukan Sungai Berlimbah Merah

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 18 Juni 2021 | 15:03

Aktivis lingkungan dari Banksasuci dan petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengunjungi serta melakukan pengecekan Sungai Poris Gaga Baru, Kota Tangerang, Kamis 17 Juni 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang tidak menemukan adanya sungai di Kali Mookervaart yang berlimbah merah yang sempat ramai di media sosial. 

Diketahui sebelumnya aliran air yang berlimbah merah itu berada di anak sungai Cisadane di kawasan Kelurahan Poris Gaga Baru, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. 

Namun, pihak DLH Kota Tangerang menduga aliran tersebut diidentifikasi merupakan Kali Mookervaart, bukan anak Sungai Cisadane. 

Kepala DLH Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, pihaknya saat ini belum menerima laporan dari timnya yang telah melakukan penelusuran di kali yang viral tersebut. 

"Sampai dengan saat ini saya belum dapat laporan dari tim lapangan," ujarnya saat dikonfirmasi TangerangNews, Jumat 18 Juni 2021. 

Adapun dalam pengecekan sementara tim DLH Kota Tangerang tidak menemukan adanya limbah berwarna merah di sepanjang Kali Mookervaart. 

Lalu, tim DLH Kota Tangerang juga tidak mengambil sampel air lantaran tidak menemukan adanya limbah merah pada Kali Mookervaart. "Enggak ada air merahnya," katanya. 

Sebelumnya, aktivis lingkungan dari Banksasuci dan petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang telah melakukan pengecekan atas dugaan pencemaran Sungai Poris Gaga Baru, Kota Tangerang pada Kamis 17 Juni 2021.  

Pada pukul 11.00 WIB, mereka menyisir lokasi yang dimaksud dan mendapati lokasi di bawah Jembatan Merah Poris. 

Berdasarkan keterangan warga RT 01/01 Poris Gaga Baru, Kecamatan Cipondoh, Jamaludin bahwa air pekat berwarna merah terlihat sejak pagi hari pada tanggal 16 Juni 2021 hingga malam hari.

"Sedangkan pada pagi tanggal 17 Juni 2021, aliran air menjadi pekat hitam, sumber pencemaran diduga dari aliran yang bersumber dari salah satu industri di Jalan Pembangunan 1," jelas Ade Yunus, Direktur Banksasuci. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill