Connect With Us

Bule Tanpa Busana Ngamuk di Apartemen Western Tangerang, Sebut Banyak Germo

Tim TangerangNews.com | Senin, 28 Juni 2021 | 16:49

Tangkapan layar video amatir suasana memanas di lobi apartemen Great Western Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa heboh terjadi di lobi apartemen Great Western Tangerang. Seorang bule tanpa busana mengamuk serta bentak-bentak aparat Kepolisian dengan kata kasar.

Hal itu diketahui dari tayangkan video yang viral di media sosial. Nama sang bule diketahui Azwad asal Maroko. Dirinya tampak mabuk saat bertemu tim Elang Cisadane dari Polres Metro Tangerang. 

Bahkan dia tak mengindahkan meski sudah diminta berkali-kali agar menurunkan nada bicara dan agar beretika. "Gue enggak ada urusan mau komandan mau apa, gue enggak ngomong sama elu, gue ngomong sama dia," kata Azwad ketika diminta menjaga etika oleh salah seorang aparat Kepolisian yang disebut sebagai komandan Tim Elang Cisadane. 

Menurut dia, dirinya hanya sedang mabuk. Tiba-tiba bule ini dipukul oleh petugas keamanan apartemen. Namun, pihak apartemen membantah, menurut pihak apartemen bule ini sudah menganggu tamu lain. Ketika diperingati agar tidak membuat gaduh, justru malah menendang tempat sampah, hingga akhirnya terjadi keributan dengan sekuriti. 

Bule tersebut meminta agar para sekuriti pun dipanggil pihak Kepolisian. "Mereka itu semua panggil, mereka germo semua, " kata Azwad. 

"Kan ada CCTV bos, sekarang dia ditahan. Gue juga ditahan, saling lapor saja," teriaknya. 

Azwad pun akhirnya diminta untuk mengenakan pakaian. "Kami tetap menggunakan cara-cara kekeluargaan. Namun, bule itu tetap menggunakan nada yang cukup tinggi," kata aparat. 

Azwad sepertinya sudah lama tinggal di apartemen tersebut. Dia menyebut sejak 2008, sekuriti apartemen selalu menawarkan wanita atau menjadi germo. 

Namun, polisi akhirnya tidak tahan dengan perilaku Azwad yang terus berteriak bahkan ingin kembali adu jotos dengan sekuriti. "Kami selesaikan di kantor saja," kata anggota polisi yang menghadapi bule tersebut. 

Azwad pada akhirnya dibawa dengan menggunakan mobil. Namun, dia tetap berteriak. " Saya bukan teroris," katanya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill