Connect With Us

PKS Tangerang Kirim Surat Terbuka ke Wali Kota, Ini Isinya

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 21 Juli 2021 | 15:31

Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo saat di wawancara awak media dibilangan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu 21 Juli 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-DPD PKS Kota Tangerang mengirimkan surat terbuka kepada Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah terkait penanganan pandemi COVID-19.

"Ya, Senin kemarin kami sudah mengirimkan surat terbuka ke wali kota yang ditandatangani langsung oleh saya dan ketua fraksi," ujar Ketua DPD PKS Kota Tangerang Arief Wibowo saat ditemui di bilangan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu 21 Juli 2021.

Surat tersebut berisi sejumlah poin yang terkait dengan penanganan pandemi COVID-19 di Kota Tangerang.

 

PKS merasa prihatin karena menyaksikan eskalasi pandemi COVID-19 yang semakin meluas.

"Masyarakat banyak yang tidak dapat rumah sakit. Bahkan, mertua Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Pak Tengku juga sulit dapat RS yang akhirnya meninggal. Itu buat saya menyedihkan," ucapnya.

PKS menyoroti penanganan warga yang melakukan isolasi mandiri karena terjangkit atau memiliki gejala COVID-19.

 

Isolasi mandiri bagi warga di rumah atau kediaman dengan kapasitas yang minim tentunya sangat tidak efektif.

Imbasnya, hanya berpotensi menambah kasus COVID-19 lewat klaster keluarga.

"Lebih baik Pemerintah Kota Tangerang mengkonversi gedung pemerintah, seperti SD, GOR untuk menjadi pusat isolasi. Kalau perlu komunikasi ke pemerintah provinsi untuk membikin pusat isolasi di lapangan dan termonitor secara saksama," jelasnya.

Arief menuturkan, kantor PKS Kota Tangerang siap dimanfaatkan sebagai ruang isolasi bagi masyarakat.

 

Hal ini sebagai upaya untuk membantu pemerintah untuk ikut berkontribusi menangani pandemi COVID-19.

"Kami ingin jika diizinkan Dinkes dan di bawah koordinasi pemerintah, kami akan jadikan kantor sebagai tempat isolasi. Bed dan oksigen sudah kami siapkan," tuturnya.

PKS juga menyoroti ketersediaan tenaga kesehatan yang cukup dengan memberdayakan siswa atau mahasiswa di akademi kesehatan.

"Tentunya hal ini juga berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Kalau perlu rekrutmen juga relawan dari unsur ormas," katanya.

Arief menambahkan, pihaknya mendorong Pemerintah Kota Tangerang untuk membuka hotline darurat pangan bagi warga. Menurutnya, jangan sampai ada warga yang kelaparan.

"Jadi, siapa yang butuh makan telepon lewat hotline itu. Saya kira ini merupakan terobosan. Artinya pemerintah aktif. Enggak nunggu birokrasi. Harus jemput bola. Makanannya bisa beli di PKL, kan bisa membantu mereka juga," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
4 Kecamatan di Pantura Tangerang Berpotensi Dilanda Banjir Rob Akibat Fenomena New Moon

4 Kecamatan di Pantura Tangerang Berpotensi Dilanda Banjir Rob Akibat Fenomena New Moon

Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:36

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengimbau agar warga di wilayah pesisir utara (pantura) untuk mewaspadai bencana banjir yang diakibatkan fenomena rob atau air pasang. ‎

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill