Tangkapan layar puluhan Warga Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang kembali menggelar aksi menuntut pembayaran ganti rugi lahan mereka, Kamis 22 Juli 2021. (@TangerangNews / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com-Puluhan Warga Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang kembali menggelar aksi menuntut pembayaran ganti rugi lahan mereka, Kamis 22 Juli 2021.
Seperti diketahui, lahan mereka terdampak proyek Tol JORR II, Kunciran, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Massa melakukan aksi nekat dengan menutup pintu masuk gerbang tol Jurumudi. Selain itu mereka juga meminta sumbangan kepada pengguna jalan bebas hambatan tersebut.
Sedikitnya terdapat 23 Kepala Keluarga setempat yang melakukan aksi tersebut. Massa didominasi oleh kaum perempuan.
Mereka protes karena proses pembayaran ganti rugi hingga kini tak pernah digubris oleh Pemerintah. “Kami melakukan aksi ini agar Pemerinta secepatnya mau menyelesaikan proses pembayaran ganti rugi, entah itu baik dari Jasa Marga, PPK, JKC dan Kementerian PUPR. Pokoknya segera,” kata Dedi Sutrisno warga yang terdampak proyek Tol JORR II.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengingatkan para remaja agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama mengakses media sosial (medsos) guna menjaga kesehatan mental di tengah pergeseran pola interaksi digital.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""