Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Puskesmas Sangiang, Kota Tangerang drg. Nyi Raden Nitya Meyeranti Brata Direja meninggal dunia di RSUD Kota Tangerang pada Sabtu 24 Juli 2021 pukul 07.00 Wib.
Dia meninggal setelah menjalani perawatan selama 19 hari, sejak tanggal 6 hingga 24 Juli 2021. Seperti diketahui, RSUD Kota Tangerang saat ini dijadikan rumah sakit khusus pasien COVID-19.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah turut berbelasungkawa atas meninggalnya drg Nitya.
Merurutnya, beliau adalah seorang dokter yang mengelola Puskesmas untuk pelayanan kepada seluruh masyarakat terlebih dalam masa pandemi COVID-19.
"Saya atas nama pribadi, keluarga dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang serta masyarakat Kota Tangerang menyampaikan turut berduka cita yang sedalam dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkannya," ujarnya saat melepas jenazah di RSUD Kota Tangerang yang akan dimakamkan di TPU Selapajang Kota Tangerang.
"Selama pengabdiannya, beliau telah mewakafkan dirinya bagi kota ini, bagi bangsa Indonesia terutama untuk masyarakat Kota Tangerang," imbuh Arief.
Arief mengungkapkan, dedikasi yang diberikan drg Nitya bahkan tidak hanya didalam pekerjaannya sebagai kepala puskesmas, tapi beliau mengabdikan dirinya kepada masyarakat sebagai ketua RT dilingkungannya.
"Beliau adalah seorang panutan bagi kita semua. Jiwa raganya telah diwakafkan untuk masyarakat Kota Tangerang, dan tentu pada kesempatan ini kita doakan semoga beliau husnul khotimah diampuni dosa dan segala khilafnya," ucap Arief.
Arief mengucapkan, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarganya atas segala dedikasi pengabdiannya.
Juga meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang serta masyarakat Kota Tangerang untuk mendoakan beliau, agar beliau ditempatkan disisi terbaik Allah SWT.
"Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan semoga kita juga senantiasa diberikan kekuatan dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini, “ terangnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)
Pergelangan tangan seorang pelajar berinisial AH, 15, nyaris putus setelah menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa tawuran yang terjadi di Desa Munjul, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa 18 Agustus 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews