Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Kabar duka datang dari Kota Tangerang. Ketua MUI setempat KH Ghozali Barmawi dikabarkan meninggal dunia.
Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat 9 Juli 2021, pukul 11.35 WIB.
Kabar meninggalnya ulama tersebut beredar di grup-grup kalangan wartawan maupun status update Whats App.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya KH Ghozali Barmawi.
Dirinya mengaku sempat membesuk almarhum pada Selasa 6 Juli 2021 yang dirawat di rumah sakit karena COVID-19.
"Telah meninggal dunia orang tua kita, guru kita, KH Ghozali Barmawi yang baru beberapa hari lalu masih bertemu dan saya berikan semangat," ucapnya.
Arief juga menyampaikan terima kasih kepada almarhum yang telah membimbingnya di Kota Tangerang.
"Semoga diterima amal ibadah dan diampuni segala khilaf," pungkasnya.
Sebelumnya, KH Ghozali Barmawi sempat menjalani isolasi dan perawatan, di RS Bhakti Asih, Kota Tangerang, karena positif COVID-19. Dia pun dijenguk Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Selasa 6 Juli 2021.
Arief membesuk ulama tersebut dari luar ruangan perawatan. Keduanya pun berinteraksi melalui sambungan telepon.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews