Connect With Us

Dugaan Pungli Bansos di Kota Tangerang, GMNI : Peringatan Keras!

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 29 Juli 2021 | 20:29

Pengurus DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang, Caesar. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) menyebut dugaan adanya pungutan liar (pungli) bantuan sosial di Kota Tangerang yang ditemukan Menteri Sosial Tri Rismaharini merupakan peringatan keras.

Pasalnya, program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan.

Pengurus DPC GMNI Kota Tangerang, Caesar mengatakan, program ini telah dirusak oleh oknum yang mempermainkan bantuan sosial kepada masyarakat untuk kepentingan perorangan yang merugikan hak si penerima manfaat. 

"Penyelewengan tersebut telah ditemukan bu Risma. Dia menemukan ada bansos yang dipotong oleh oknum setiap transaksi sebesar Rp50 ribu di Kota Tangerang. Hal ini tentu sangat menyedihkan karena sangat merugikan warga," ujar Caesar, Kamis 29 Juli 2021.

Caesar mengatakan, temuan ini merupakan peringatan keras untuk oknum-oknum nakal yang dengan sengaja memotong dana bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Berapapun nominalnya ini merupakan kelakuan oknum yang tidak mempunyai hati nurani dengan memanfaatkan tanggung jawab yang diberikan selaku pendamping masyarakat," jelasnya.

Caesar menegaskan, para oknum praktik pungli bantuan sosial ini segera ditindaklanjuti oleh pihak berwenang karena menyengsarakan masyarakat yang tidak mampu. 

"Maka dari itu kami dari GMNI mendesak polres menindaklanjuti hal tersebut, karena ini merupakan praktik tindak pidana korupsi, dan kami siap mengawal jika ada penyimpangan terkait pungli bantuan sosial di lapangan," pungkasnya.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill