Connect With Us

Lurah di Ciledug Tangerang Minta Uang Tanda Tangan ke Anak Yatim Rp250 Ribu 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Agustus 2021 | 21:10

Tangkapan layar dari video amatir Lurah Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang saat duduk bersama paman dari anak yatim tersebut. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Video diduga Lurah Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang viral di jagat media sosial, karena meminta uang tanda tangan ke anak yatim sebesar Rp250 ribu.

Dalam video yang dilihat TangerangNews, seorang perekam diduga merupakan paman dari anak yatim tersebut.

Sang paman itu mendatangi kantor lurah dan menemui lurah tersebut. Dalam kunjungannya sang paman merekam secara diam-diam.

Lalu, sang paman ini menanyakan terkait adanya permintaan uang sebesar Rp250 ribu untuk mendapatkan tanda tangan lurah.

Seperti diketahui, paman anak yatim ini menyebut keponakannya menginginkan tanda tangan lurah dalam surat untuk pembuatan ahli waris.

"Ini maksudnya ada fee-nya ya pak?," ucap korban. Kemudian dengan santai sang lurah menjawab. "Ya ada itu mah," jawab lurah. 

Sang paman yang heran menanyakan ikhwal maksud dari pemberian uang tersebut. "Maksudnya buat apa pak fee-nya?," tanya sang paman. "Ya sedikit aja dah ngasih duit," saut lurah. 

Sang paman kembali menanyakan ikhwal nominal yang semula diminta lurah kepada sang ponakan. 

"Tadi bilangnya Rp250 ribu. Itu buat apaan maksudnya, karena itu setahu saya gratis pak di seluruh kelurahan," bebernya. 

Dia kemudian menjelaskan, terkait tujuan sang ponakan yang meminta tanda tangan lurah. 

"Bapak kan ibaratnya aparat. Ini masih kecil-kecil pak. Masih butuh biaya, kalau memang gratis ya jangan ada nominalnya. Ya seikhlasnya aja," ucapnya. 

"Ya sudah seikhlasnya aja," sebut lurah dengan santai. 

Kemudian sang paman menanyakan soal uang kepada keponakan-nya yang tiba terlebih dahulu. 

"Ada Rp20 ribu? Ya sudah kasih," sebut sang paman. 

Hingga berita ini ditulis, TangerangNews masih berupaya melakukan konfirmasi ke Camat Ciledug Syarifudin. Namun, belum mendapat konfirmasi hingga berita diterbitkan.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill