Connect With Us

Dugaan Pungli, Kejari Periksa Sampel Dokumen Bansos Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:13

Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Raden Bayu Probo Sutopo saat ditemui di kantor Kerjari Kota Tangerang, Kamis 5 Agustus 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang segera mengusut dugaan penyelewengan program bantuan sosial (bansos) di Kota Tangerang.

Setelah adanya kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang menemukan dugaan pungutan liar bansos di Kota Tangerang, pihak Kejari mulai melakukan langkah-langkah.

"Kemarin habis kunjungan dari Bu Mensos, kita sudah lakukan pemeriksaan di lapangan, kita sudah uji sampel beberapa kecamatan," ujar Kasie Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Raden Bayu Probo Sutopo saat ditemui di kantor Kerjari Kota Tangerang, Kamis 5 Agustus 2021.

Menurut Bayu, pihaknya segera melakukan pengambilan sampel dokumen terhadap program bansos di Kota Tangerang. Sebab, sudah ada indikasi perbuatan yang tidak sesuai.

"Hari ini juga kita rencana mau ambil dokumen. Sudah ada beberapa indikasi perbuatan formilnya, tinggal nanti kita sinkronkan dan doakan ini biar cepat ada hasilnya," jelasnya.

Bayu menuturkan, pihaknya juga sudah memeriksa sekitar 10 orang petugas bansos. Namun, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Yang diperiksa sudah ada koordinator daerah, kemudian beberapa E-Warong, ada beberapa pendamping, TKSK juga," tuturnya.

Adapun program bansos yang diperiksa ini seperti jenis Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan bantuan beras dari Bulog.

"Ini satu-satu kita uraikan, kita cari mana nih yang bertanggung jawab," ungkapnya.

Bayu menambahkan, jumlah taksiran kerugiannya sudah digambarkan, tetapi belum bisa dipublikasi demi kepentingan penyidikan. Bayu berharap dugaan penyimpangan ini bisa segera terungkap.

"Semoga bisa cepat. Kami minta masyarakat untuk terbuka dengan kita," pungkasnya.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill