Connect With Us

Warga Jakarta Kunjungi Taman Tangerang, Disbudpar Imbau Masih Ditutup

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 30 Agustus 2021 | 14:22

Tiga warga Jakarta berkunjung ke taman tematik di Taman Potret, Cikokol, Kota Tangerang, tetapi diimbau pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang untuk kembali karena taman tematik masih ditutup. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tiga warga Jakarta berkunjung ke taman tematik di Taman Potret, Cikokol, Kota Tangerang, tetapi diimbau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang untuk kembali karena taman tematik masih ditutup.

"Saya dari Jakarta Barat sengaja datang ke taman ini. Dikira memang dibuka, ternyata masih tutup," Siti Mudrika, mahasiswi yang berkunjung ke Taman Potret, Senin 30 Agustus 2021.

Siti yang datang ke Taman Potret bersama dua orang keluarganya mengaku sengaja berkunjung untuk berekreasi, karena taman tematik di Kota Tangerang cukup indah dan asri.

"Suasana di sini adem, bersih. Makanya nyaman buat tempat rekreasi," ungkapnya.

Namun, Siti bersama keluarganya itu diimbau untuk diminta kembali pulang oleh pihak Disbudpar Kota Tangerang lantaran kunjungan taman tematik di Kota Tangerang masih ditutup karena kebijakan PPKM.

Tiga warga Jakarta berkunjung ke taman tematik di Taman Potret, Cikokol, Kota Tangerang, tetapi diimbau pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang untuk kembali karena taman tematik masih ditutup.

"Ya, karena masih tutup, mohon dimengerti untuk tidak mengunjungi taman tematik dahulu," kata Empay Nurhidayat, Kasie Pembangunan, Pemeliharaan, dan Pemanfaatan Taman Bidang Pertamanan Disbudpar Kota Tangerang.

Empay mengatakan, belum ada kebijakan terkait dibukanya taman tematik, lantaran masih diberlakukannya PPKM level 3 di Kota Tangerang.

"Pada intinya taman belum dibuka, karena pandemi COVID-19 mulai melandai hilang tetapi khawatir bangkit kembali," jelasnya.

Adapun selama ditutup, pihak Disbudpar Kota Tangerang mengaku selalu melakukan perawatan dan pemeliharaan taman tematik maupun taman lingkungan secara rutin.

"Kami rutinkan pemeliharaan taman ya. Jadi, biar pun ditutup, taman ini kami pelihara agar tetap rapi dan bersih. Jadi, kalaupun nanti taman dibuka, sudah siap menerima pengunjung," pungkasnya.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

BANTEN
KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

KEK ETKI Banten Cetak Investasi Rp1,08 Triliun dan Serap 432 Tenaga Kerja

Senin, 19 Januari 2026 | 21:04

Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau yang dikenal sebagai D-HUB SEZ mencatatkan performa impresif dalam peta ekonomi nasional.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill