Connect With Us

Kapolsek Pinang Minta Alam Sutera Tutup Kubangan yang Sebabkan 3 Anak Perempuan Tangerang Tenggelam

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 1 September 2021 | 10:06

Seorang wanita tewas saat bermain di galian pasir Kampung Sawah Dalam, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa 31 Agustus 2021 sore. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kubangan bekas galian pasir dengan kedalaman sekitar empat meter di Kampung Sawah Dalam, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang menelan korban jiwa.

Satu anak perempuan berinisial I, 10, meninggal setelah tenggelam di kubangan tersebut pada Selasa 31 Agustus 2021 sore.

Pihak Kepolisian pun meminta pihak yang memiliki area kubangan sawah itu untuk menutup agar tidak terjadi kejadian serupa.

Kapolsek Pinang Iptu Tapril mengatakan, area persawahan yang ada kubangan tersebut, berdasarkan informasi yang diterimanya milik pengembang Alam Sutera.

"Sudah koordinasi sama lurah, tanah itu katanya punya PT," ujarnya kepada TangerangNews, Rabu 1 September 2021.

Kapolsek akan melakukan koordinasi dengan pemilik dan pengelola area persawahan tersebut.

Dia meminta agar area persawahan itu diberikan papan peringatan agar anak-anak tidak boleh bermain di sana karena rawan.

Terlebih, di area persawahan itu tidak ada pengawasan. Sehingga rentan jika anak-anak atau siapapun melakukan aktivitas di sana.

"Ya saya nyarankan lurah untuk bikin plang dilarang bermain, dilarang memancing ditulis gitu. Ya kalau bisa dipagar sekalian. Kalau memang milik PT, paling saya koordinasi dengan PT," jelas Kapolsek.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill