Connect With Us

Hijaukan Bantaran Sungai, Banksasuci Tanam 2.000 Pohon di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 3 Oktober 2021 | 13:34

Lingkungan Hidup yang tergabung dalam Banksasuci Foundation menanam bibit Pohon di Bantaran Sungai Cisadane, Minggu 3 Oktober 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Prihatin atas kondisi Tangerang yang semakin panas, penggiat lingkungan hidup yang tergabung dalam Banksasuci Foundation kembali menanam 2.000 Pohon di Bantaran Sungai Cisadane, Minggu 3 Oktober 2021.

"Menanam pohon adalah investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan ekosistem lokal dan kualitas udara, serta membantu mengatur tingkat polusi global," tegas Ketua Banksasuci Foundation Ade Yunus.

Pria yang akrab dipanggil kang Ade ini menjelaskan bahwa kondisi bumi saat ini sedang tidak baik-baik saja. Pemanasan global terus terjadi mengingat banyaknya pohon yang tumbang dan ditebang, lalu beralih menjadi beton-beton.

"Bergantung pada iklim, pohon dapat digunakan untuk memaksimalkan keteduhan, mendatangkan angin dingin, menyalurkan angin sepoi-sepoi, atau melindungi kita dari pemanasan global," tambahnya.

Tak hanya itu,  pohon mengurangi polusi, bahkan menghilangkan emisi bahan bakar fosil dari atmosfer.

HIBURAN
Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Nikmati Diskon dan Cashback hingga 70% dari Bank Danamon Mulai 1 Juli

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:42

Menyambut perayaan hari ulang tahunnya yang ke-70 pada 16 Juli 2026 mendatang, Danamon siap memanjakan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan rangkaian program penawaran spesial berskala besar.

BANTEN
Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Banten Duduki Posisi Kedua PHK Terbanyak Nasional, Disnaker Sebut Bukan Karena UMP

Rabu, 1 Juli 2026 | 11:02

Provinsi Banten tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) terbanyak kedua di Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill