Connect With Us

Melirik Resto Khas Bugis di Ciledug, Jadi Penyelamat Korban PHK COVID-19

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 11 Oktober 2021 | 17:30

Owner Nurul Humaera Irwan menggunting pita secara simbolis sebagai persemian rumah makan Bebek Palekko khas Sidrap, Makassar di kawasan KH Hasyim Ashari, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Tak dapat dipungkiri, pandemi COVID-19 yang merebak menyebabkan banyak pemutusan hubungan kerja.

Tak sedikit banyak orang yang turut prihatin mengenai itu dengan melakukan kegiatan hingga menciptakan lapangan pekerjaan. 

Terlebih setelah ada beberapa pelonggaran aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Salah satunya yang prihatin hal itu adalah Nurul Humaera Irwan. Perempuan asal Sidrap, Sulawesi Selatan yang tinggal di Tangerang ini, membuat rumah makan Bebek Palekko khas Sidrap, Makassar di kawasan KH Hasyim Ashari, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Tujuannya yakni agar bisa membantu perekonomian masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 dengan mempekerjakan mereka.

"Jadi karyawan yang bekerja di sekitar sini agar bisa sedikit membantu mereka yang terdampak COVID-19. Iya yang dirumahkan karena COVID-19," ujar Humaera, Senin 11 Oktober 2021.

Kini, resto khas Bugis milik perempuan yang akrab disapa Hera itu telah launching pada Minggu 10 Oktober 2021. Waktu itu bertepatan dengan hari pernikahan dengan sang suami, Wahyu Kandacong.

Wahyu Kandacong sendiri beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial karena memberikan kado berupa mobil BMW seharga lebih dari Rp1,1 miliar untuk ulang tahun anaknya yang masih berusia 2 tahun.

	Owner Nurul Humaera Irwan menggunting pita secara simbolis sebagai persemian rumah makan Bebek Palekko khas Sidrap, Makassar di kawasan KH Hasyim Ashari, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Setidaknya tak kurang dari tujuh orang yang terdampak pandemi COVID-19 dipekerjakan Hera pada rumah makan itu.

"Melihat perkembangan dulu. Semoga ramai sehingga tidak menutup kemungkinan akan menambah jumlah pegawai lagi nantinya," tutur Hera.

Selain itu, Hera pun turut memberikan promosi pada rumah makan yang baru dibukanya itu. Salah satunya kepada perempuan yang sedang hamil dapat makan gratis.

"Iya kita akan berikan makan gratis untuk perempuan sedang hamil. Itu waktunya hingga dua pekan ke depan," kata Hera.

Hera mengungkapkan, restoran itu juga  diharapkan bisa mengobati rasa rindu para perantau dari Sidrap atau daerah Makassar yang ingin makan bebek Palekko. 

Karena itu, bumbu dan koki restoran yang dibuka olehnya dibawa langsung dari Sidrap, Sulawesi Selatan untuk menjaga cita rasa dari makanan yang tidak berubah. 

Mengenai harga setiap menu rumah makan Bebek Palekko itu pun beragam mulai dari Rp25 ribu hingga Rp40 ribu per-porsinya.

"Ada juga menu lain seperti jalangkote, barongko, sanggara belanda, pisang ijo, minuman sarabba, dan bebek cabai hijau. Tapi menu utama bebek palekko," papar Hera.

BANTEN
Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Ekonomi Banten Sepanjang 2025 Menguat, Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama

Kamis, 12 Februari 2026 | 22:03

Kinerja ekonomi Provinsi Banten sepanjang 2025 menunjukkan penguatan yang signifikan. Kekuatan ditopang oleh konsumsi rumah tangga dan investasi yang tetap terjaga.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

NASIONAL
Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Capai 143 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Sebut Sampah di RI Sudah Fase Krisis

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:48

Indonesia berada dalam fase krisis sampah. Data terbaru menunjukkan angka yang mengejutkan, setiap harinya masyarakat menghasilkan sekitar 143 ribu ton sampah, namun hanya 24 persen yang mampu dikelola dengan baik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill