Connect With Us

Buntut Aksi Polisi Banting Mahasiswa di Tangerang, Ini Instruksi Kapolda Metro Jaya 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:18

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran (tengah). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Buntut aksi banting aparat polisi kepada mahasiswa di Kabupaten Tangerang, membuat Polda Metro Jaya untuk lebih berhati-hati dalam mengamankan aksi unjuk rasa. 

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran tetap mengingatkan kepada jajarannya untuk bisa mengetahui keinginan pendemo.

Personel di lapangan juga harus ubah mindset harus supaya tidak terjadi gesekan atau ketegangan.

"Jika ada demo dan unjuk rasa, pahami betul keinginan pendemo. Kalau bisa diajak komunikasi, duduk, kenapa tidak. Jangan pernah bosan bangun komunikasi," kata Fadil di Kota Tangerang, Kamis 14 Oktober 2021.

Baca Juga : 

Kapolda juga menanggapi terkait ramainya tagar di media sosial yakni #PercumaLaporPolisi. Belakangan diketahui tagar tersebut saban hari menduduki peringat pertama di media sosial Twitter.

Maka dari itu, Fadil meminta kepada Reserse untuk tidak pilih kasih dan segera menuntaskan penyelidikan apapun itu laporan masyarakat. 

"Pada seluruh anggota Polres Metro Tangerang Kota, reserse khususnya, perhatikan betul apa yang jadi keinginan masyarakat. Kalau ada masyarakat lapor, segera dalam jangka waktu yang sesingkat-singkatnya laporan segera diproses tidak lebih dari satu minggu," pungkasnya.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Pemkot Tangsel Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill