Connect With Us

Ormas dan Debt Collector di Kota Tangerang Saling Lapor Polisi

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:04

Tangkapan layar puluhan kelompok ormas memadati Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Pihak organisasi kemasyarakatan (ormas) dengan pihak debt collector saling lapor ke Polres Metro Tangerang Kota terkait insiden kesalahpahaman penarikan unit mobil hingga berujung bentrok.

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, pihaknya telah menerima pelaporan dari pihak ormas terkait anggota ormas yang diduga dipukul oleh pihak debt collector.

"Ormas lapor karena ada anggota yang dipukul," ujarnya dikonfirmasi TangerangNews, Rabu 20 Oktober 2021.

Sedangkan pihak debt collector, kata Abdul Rachim, juga telah membuat pelaporan terkait fidusia.

"Pihak BFI Finance sedang buat laporan perihal fidusia. Karena yang menyerang dari kelompok BPPKB," katanya.

Baca Juga :

Abdul Rachim menambahkan, insiden kesalahpahaman kedua belah pihak tersebut dipicu karena penarikan mobil hingga berujung bentrok.

"Pemicu penarikan mobil," jelasnya.

Sebelumnya, bentrok antara sekelompok ormas dengan debt collector atau penagih utang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang pada Rabu 20 Oktober 2021 malam, hingga dilanjutkan dengan aksi sweeping. Saat ini, situasi sudah kondusif karena sudah ditangani pihak Kepolisian.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill