Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Bentrok antara sekelompok organisasi masyarakat (ormas) dengan debt collector atau penagih hutan yang berawal di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, berlanjut hingga aksi sweeping.
Sweeping dilakukan anggota ormas karena ada rekan mereka yang dikabarkan menderita luka bacok saat terjadi bentrokan.
Dalam sweeping tersebut, pihak ormas mengendarai sepeda motor dan melakukan konvoi pada Rabu 20 Oktober 2021 dini hari.
"Iya, pada konvoi ramai untuk sweeping," kata S, warga setempat kepada TangerangNews.
Baca Juga :
Dia juga menyebut, dalam sweeping pihak ormas membawa peralatan seperti bambu yang berukuran besar. "Pada bawa barang itu bambu," ungkapnya.
Adapun berdasarkan informasi yang didapat dari sumber Kepolisian, bentrokan terjadi karena salah satu anggota ormas diduga dipukul saat melakukan musyawarah dengan debt collector terkait penarikan seunit mobil di salah satu kantor perusahaan pembiayaan.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim belum memberikan respons saat dikonfirmasi TangerangNews ihwal perkembangan bentrokan ini.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGTradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews