Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 13 anggota organisasi masyarakat (ormas) diamankan pihak Kepolisian karena hendak menyerang pihak debt collector imbas insiden kesalahpahaman terkait penarikan unit mobil di Kota Tangerang.
"Update kasus ormas di Karawaci saat ini diamankan 13 orang dari ormas BPPKB," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu 20 Oktober 2021.
Menurutnya, ke-13 anggota ormas tersebut karena membawa senjata tajam dan hendak melakukan penyerangan dalam insiden bentrok dengan debt collector pada Selasa 19 Oktober 2021 malam.
Baca Juga :
"Yang diamankan karena mau melakukan penyerangan kepada kelompok Ambon dengan membawa senjata tajam," ungkapnya.
Abdul Rachim menambahkan, tidak ada korban dalam insiden bentrok antarormas dengan debt collector ini karena sudah diantisipasi aparat gabungan.
"Belum ada (korban) karena sudah diantisipasi aparat polres dan gabungan polsek-polsek," katanya.
Kini, kata dia, situasi di Kota Tangerang yang sempat memanas sudah kondusif. "Situasi sudah kondusif, aparat Kepolisian dibantu TNI melakukan patroli gabungan antisipasi pascakeributan," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGSetelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews