Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital
Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 13 anggota organisasi masyarakat (ormas) diamankan pihak Kepolisian karena hendak menyerang pihak debt collector imbas insiden kesalahpahaman terkait penarikan unit mobil di Kota Tangerang.
"Update kasus ormas di Karawaci saat ini diamankan 13 orang dari ormas BPPKB," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu 20 Oktober 2021.
Menurutnya, ke-13 anggota ormas tersebut karena membawa senjata tajam dan hendak melakukan penyerangan dalam insiden bentrok dengan debt collector pada Selasa 19 Oktober 2021 malam.
Baca Juga :
"Yang diamankan karena mau melakukan penyerangan kepada kelompok Ambon dengan membawa senjata tajam," ungkapnya.
Abdul Rachim menambahkan, tidak ada korban dalam insiden bentrok antarormas dengan debt collector ini karena sudah diantisipasi aparat gabungan.
"Belum ada (korban) karena sudah diantisipasi aparat polres dan gabungan polsek-polsek," katanya.
Kini, kata dia, situasi di Kota Tangerang yang sempat memanas sudah kondusif. "Situasi sudah kondusif, aparat Kepolisian dibantu TNI melakukan patroli gabungan antisipasi pascakeributan," pungkasnya.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TODAY TAGBerbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews