Connect With Us

Kerap Hamil di Luar Nikah, Gadis di Pinang Tangerang Diusir Warga 

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 4 November 2021 | 16:48

Orang tua PTR, Desi (kiri) saat berbincang dengan Kasie Eks Penyakit Tuna Sosial Dinsos Kota Tangerang Jajat Jafar (kanan) di Rumah Singgah Dinsos Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Gadis berkebutuhan khusus berinisial PTR, 20, di Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan  Pinang, Kota Tangerang diduga diusir ketua RW setempat lantaran kerap hamil, sehingga dituding menjadi aib di lingkungan.

Orang tua PTR, Desi, mengaku pengusiran tersebut dilakukan lantaran ketua RW seringkali mendapat laporan dari warga yang resah atas keberadaan putrinya yang setiap kali pulang dari pelarian selalu pulang dalam keadaan berbadan dua.

"Suruh anak ini jangan pulang kemari, dan enggak lagi tinggal di kampung itu. Dia (PTR) memang hamil di luar nikah. Sudah tiga kali (hamil), enggak ada suaminya semua," ungkap Desi di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Kamis 4 November 2021.

Menurutnya, setelah pengusiran tersebut pihaknya berupaya mendatangi kantor kelurahan untuk meminta perlindungan dari pihak kelurahan, tetapi salah seorang staf kelurahan memintanya untuk membawa PTR ke dinas sosial untuk dilakukan pembinaan.

"Mau nemuin Lurah Warji, cuma pak lurahnya enggak ada. Ada karyawan situ dia ngebel orang dinas, kata si ibu itu sudah bawa saja ke dinas sosial. Pas mau bawa gerobak ada pak RW bilang pak RW sudah bawa aja ke dinsos daripada buat lu pusing yaudah ini saya mau bawa," jelas Desi.

Desi mengakui, keterbelakangan mental yang dialami putrinya tersebut sebelumnya tidak begitu parah, tetapi setelah mendapat pukulan di kepala dari sesama anak jalanan membuat kondisi kejiwaannya semakin parah.

"Parah sekarang, dipukul sama botol pala sama di sininya (kening) sama orang nyilem di Merak gara-gara ketahuan ngambil hape,"ujar Desi.

Desi menuturkan, salah satu dari tiga kehamilan putrinya tersebut telah meninggal dunia, dan lainnya diadopsi oleh orang yang baru dikenalnya saat pelarian putrinya ke Palembang.

"Anaknya sisa satu, sekarang saya yang urusin," katanya.

Lurah Panuggangan Utara, Warji membenarkan kalau Desi merupakan warganya. Meski begitu, dirinya tidak percaya ihwal pengusiran yang disinyalir dilakukan oleh warga melalui ketua RW. Sebab, warga sekitar justru menaruh iba atas kondisi Desi dan putrinya ini.

"Warga yang ada pada kasihan karena setahu saya mereka sekeluarga sering banget dibantu sama warga. Bahkan dari kelurahan pernah diberikan modal dan gerobak untuk berjualan tapi ditinggal begitu saja dagangannya," jelas Warji.

Tak hanya itu, untuk kebutuhan susu anak dari wanita berkebutuhan khusus seringkali dibantu oleh masyarakat lingkungan sekitar.

"Kalau diusir sepertinya enggak mungkin, karena saya tahu banget warga sering kasih susu buat bayinya itu," ungkapnya.

Kasi Eks Penyakit Tuna Sosial, Dinsos Kota Tangerang, Jajat Jafar membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, pihaknya saat ini tengah mengupayakan untuk mengirim wanita walang tersebut ke Balai Pelatihan Phala Martha milik Kementerian Sosial.

Namun, kuota yang terbatas yang ditetapkan oleh balai tersebut membuat dirinya tidak bisa memastikan kapan wanita malang tersebut dapat menjalani rehabilitasi sekaligus pelatihan.

"Langkah awalnya kita upayakan untuk kirimkan ke RSJ untuk memastikan kondisi kejiwaan. Setelah itu kita upayakan untuk mendapatkan waiting list untuk mendapatkan kuota di sana," kata Jajat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Sinar Mas Land Luncurkan Klaster Mewah Gaya American Classic Mulai Rp1,3 Miliar

Kamis, 3 September 2026 | 19:03

Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek menunjukkan daya tahan yang positif sepanjang tahun 2026. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di wilayah ini mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026

HIBURAN
Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Genap 32 Tahun, ARYADUTA Lippo Village Bakal Tampil Lebih Baru

Rabu, 2 September 2026 | 13:43

ARYADUTA Lippo Village memasuki usia ke-32 tahun pada September 2026. Selama lebih dari tiga dekade, hotel bintang empat yang berada di kawasan Lippo Village, Tangerang,

NASIONAL
PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

PLN Siagakan Listrik Berlapis untuk GelaranDanantara Housing Expo 2026 PIK 2

Selasa, 1 September 2026 | 16:19

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill