Connect With Us

Serap Banyak Pekerja, Industri Kota Tangerang Dinilai Tumbuh

Tim TangerangNews.com | Kamis, 11 November 2021 | 14:24

Pengamat ekonomi UIN Syarif Hidayatullah Djaka Badranaya. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pengamat ekonomi UIN Syarif Hidayatullah Djaka Badranaya menilai, industri di Kota Tangerang, Banten, sudah bergerak tumbuh seiring dengan semakin banyaknya warga yang diterima bekerja dari pendaftaran melalui Job Fair Virtual Disnaker.

"Ketika melihat data yang dipaparkan Disnaker. Ini menunjukkan grafik yang bagus, industri Kota Tangerang sudah membuka diri dengan menerima pekerja baru setelah terdampak pandemi," kata Djaka Badranaya saat dihubungi di Tangerang, Kamis 11 November 2021, dikutip dari Antara.

Kolaborasi Disnaker dan industri terkait penerimaan tenaga kerja harus terus ditambah untuk memudahkan warga memperoleh pekerjaan.

Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang merilis data Job Fair Virtual tahun 2020 yang menyerap 1.090 atau 11,68 persen pencari kerja (pencaker) dengan rincian 825 pencaker dalam kota dan 265 pencaker luar kota.

Lalu, di tahun 2021 hingga September lalu, Virtual Job Fair menyerap sebanyak 4.036 atau 25,61 persen pencaker, yang terdiri dari 3.709 pencaker dalam kota dan 327 pencaker luar kota.

Sebagai kota industri dan jasa, Kota Tangerang memiliki peluang lebih besar dalam mengatasi pengangguran karena daya serap industri begitu besar terhadap kebutuhan tenaga kerja, baik itu angkatan baru seperti siswa lulusan SMA maupun lainnya.

 

Ia menekankan, Pemkot Tangerang melalui dinas terkait harus intensif melakukan komunikasi dengan manajemen industri agar ketika ada kebutuhan tenaga kerja dapat langsung memberikan peluang bagi warga Kota Tangerang.

Program lainnya yang dapat dilakukan Pemkot Tangerang adalah dengan memberikan insentif maupun relaksasi pajak atau sejenisnya kepada industri agar menumbuhkan produksi.

Apalagi keberadaan Bandara Internasional Seokarno - Hatta di Kota Tangerang dapat menjadi indikator menarik minat investor dalam membuka peluang investasi di Kota Tangerang yang memiliki akses jalan tol dan keunggulan bidang infrastruktur.

"Pemkot bisa meawarkan berbagai keunggulan dan kemudahan dalam investasi dalam menarik investor. Ini jadi solusi paling efektif karena terbukanya tenaga kerja baru," katanya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam keterangan resminya mengatakan Pemerintah Kota Tangerang  terus berupaya menekan angka pengangguran di wilayahnya. Setidaknya ada sejumlah program jangka panjang yang rutin dilakukan, demi warganya memperoleh pekerjaan yang layak.

 

Pandemi telah menyebabkan  kenaikan angka pengangguran terbuka yang dikarenakan banyak industri terdampak menutup usahanya dan memberhentikan para pekerja.

Jika melihat data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), TPT di Kota Tangerang pada tahun 2020 atau pada saat awal pandemi Covid-19, terdapat 97.344 orang pengangguran atau sebanyak 8,63 persen. Kemudian di tahun 2021, naiknya hanya 0.44 persen dibanding tahun 2020, ke angka 103.537 orang atau di angka 9,07 persen.

"Kami sudah bersurat ke BPS, kami menginginkan data yang dikeluarkan tersebut by name by adress. Ini dimaksudkan untuk menyasar lebih tepat lagi, siapa yang masih mencari kerja, agar bisa langsung diarahkan," katanya.

KAB. TANGERANG
Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, Polresta Tangerang Kerahkan 274 Personel

Kabupaten Tangerang Darurat Banjir, Polresta Tangerang Kerahkan 274 Personel

Rabu, 14 Januari 2026 | 20:47

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang mengerahkan sebanyak 274 personel untuk membantu penanganan banjir yang terjadi di wilayah hukumnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill