Connect With Us

Wahidin Bangun Konsep Megapolitan

| Selasa, 9 November 2010 | 18:03

Wali Kota Tangerang Wahidin Halim saat mendapat Piala Adipura yang diberikan langsung oleh Presiden SBY. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Ditengah pesatnya laju pembangunan di Kota Tangerang dan kota-kota sekitarnya, serta semakin kompleks-nya tantangan yang dihadapi sebuah kota yang ditingkahi dengan arus urbanisai yang tidak bisa lagi dibendung, mengharuskan setiap Kota mempunyai kebijakan yang jelas terhadap tata ruang wilayahnya.
 
Hal inilah yang mendorong Walikota Tangerang, H. Wahidin Halim untuk terus melakukan pembangunan yang pro-rakyat di Kota Tangerang. Sebagaimana disampaikan Walikota saat memimpin rapat dengan para Lurah dan Camat di Kecamatan Periuk, Selasa (09/11).
 
“Pemerintah harus mampu memberikan rasa aman kepada masyarakatnya.  Pemerintah juga mempunyai kewajiban untuk memenuhi hak-hak sosial warganya.  Masyarakat berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan maupun hak untuk mempunyai akses jalan yang bagus. Dan inilah yang oleh Pemerintah Kota Tangerang coba untuk dipenuhi,” kata Wahidin.
 
Menurut Wahidin, laju pembangunan yang demikian pesatnya harus diimbangi oleh pembangunan sarana dan prasarana masyarakatnya. Sehingga ketika suatu saat ada masalah sosial yang diakibatkan oleh pesatnya pembangunan, Pemerintah Kota Tangerang sudah siap menghadapinya.
 
“Termasuk  juga konsep Megapolitan, ketika konsep ini benar-benar diwujudkan Kota Tangerang telah siap dengan segala infrastrukturnya sehingga hal ini bisa menaikkan pendapatan asli daerah kita,” tambahnya.
 
Wahidin juga menghimbau agar para Lurah dan Camat untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan masalah sosial masyarakat, jangan sampai masyarakat merasa tidak diperhatikan oleh Pemerintah. “Jangan sampai pemerintah dianggap tidak ada ketika masyarakatnya terkena bencana,” tegasnya.(advetorial)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill