Connect With Us

Jumat Barokah Ala Wisata Edukasi Milik DLH Kota Tangerang

Advertorial | Jumat, 19 November 2021 | 17:05

Wisata Edukasi DLH berhasil memanen belasan kilogram kacang panjang yang dipanen langsung oleh para pegawai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Banyak cara yang dilakukan masyarakat hingga jajaran OPD Pemkot Tangerang dalam memaknai hari Jumat Berkah. Seperti yang terlihat dari semangat Jumat Barokah yang dilakukan pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan bagi-bagi hasil panen sayur kacang panjang dari lokasi Wisata Edukasi DLH, Jumat 19 November 2021. 

Kepala DLH Kota Tangerang, Tihar Sopian menjelaskan, kali ini Wisata Edukasi DLH berhasil memanen belasan kilogram kacang panjang yang dipanen langsung oleh para pegawai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

Wisata Edukasi DLH berhasil memanen belasan kilogram kacang panjang yang dipanen langsung oleh para pegawai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam rangka memanfaatkan lahan kantor untuk peningkatan ketahanan pangan selama masa pandemi Covid-19, DLH Kota Tangerang melakukan panen kacang panjang di Wisata Edukasi. Kegiatan panen ini, juga kita jadikan momen kebersamaan antarpegawai di tengah lahan hijau,” ungkap Tihar. 

Ia pun menjelaskan, hasil panen kali ini dibagikan oleh warga sekitar Kantor DLH. Mulai dari pedagang atau warung hingga mereka para penghuni kontrakan.

Wisata Edukasi DLH berhasil memanen belasan kilogram kacang panjang yang dipanen langsung oleh para pegawai dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Setidaknya, kebahagiaan memanen kacang panjang hari ini dapat dirasakan juga oleh warga sekitar, dengan bisa memasak sayur kacang panjang untuk sajian meja makan mereka hari ini,” katanya. 

Lanjutnya, Wisata Edukasi DLH merupakan lokasi belajar untuk menanam, membudidaya hingga mengolah sampah organik. Bercocok tanam dimulai dari pembibitan menggunakan media pipa bekas saluran air. Selain itu ada juga pembibitan lele maupun maggot.

“Dengan adanya taman wisata edukasi ini diharapkan masyarakat dapat mengembangkan Program Kampung Iklim di lingkungan rumahnya masing-masing. Disisi lain, hasil budidayanya juga bisa dinikmati masyarakat umum,” katanya.(ADV)

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

NASIONAL
Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Bangun SDM Cakap Dinamika Global, PLN Diganjar Penghargaan Internasional di Singapura

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:19

PT PLN (Persero) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional melalui ajang HR Tech Asia 2026 yang digelar di Singapura pada 5 Mei 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill