Connect With Us

Imigrasi Tangerang Tangkap 24 WN Afrika yang Bikin Warga Resah

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 26 November 2021 | 15:32

Aparat Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang menangkap sebanyak 24 orang warga negara (WN) Afrika di apartemen wilayah Kota Tangerang, Jumat 26 November 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Aparat Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang menangkap sebanyak 24 orang warga negara (WN) Afrika di apartemen wilayah Kota Tangerang, Jumat 26 November 2021. Keberadaan mereka membuat warga setempat resah.

"Alhamdulilah Jumat dini hari kami amankan 24 orang WN Afrika yang mana untuk 12 orang diketahui WN Nigeria, 12 lainnya untuk saat ini karena tidak dapat menunjukan dokumennya sehingga belum dapat menentukan warga negaranya," jelas Felucia Sengky Ratna, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang dalam jumpa pers di kantornya.

Aparat Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang menangkap sebanyak 24 orang warga negara (WN) Afrika di apartemen wilayah Kota Tangerang, Jumat 26 November 2021.

Menurutnya, dari 24 WN Afrika ini sebanyak 12 orang di antaranya memiliki dokumen Keimigrasian, sedangkan 12 orang lainnya tidak dapat menunjukan dokumen Keimigrasian.

Sengky mengungkapkan, saat diamankan para WN asing tersebut sedang melakukan aktivitas berjejaring internet. Namun demikian, kata dia, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait aktivitas tersebut apakah cyber cryme atau tidak.

Aparat Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang menangkap sebanyak 24 orang warga negara (WN) Afrika di apartemen wilayah Kota Tangerang, Jumat 26 November 2021.

"Kemudian saat dilakukan pengamanan, kami menemukan 24 orang ini berada di ruangannya masing-masing, kegiatan serupa yakni berkegiatan dengan operasionalkan laptop dan media elektronik lainnya, namun kami masih mendalami, sehingga kami belum dapat menyimpulkan kegiatan yang dilakukan selama di Indonesia ini apa," katanya.

Aparat Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang menangkap sebanyak 24 orang warga negara (WN) Afrika di apartemen wilayah Kota Tangerang, Jumat 26 November 2021.

Sengky menyebut, keberadaan mereka membuat masyarakat setempat resah. "Jadi, kalau laporan warga ini sebetulnya mengamati pergerakan kemudian kegiatan mereka bergerombol dengan jumlah cukup banyak, kemudian kecenderungan WN Afrika ini kurang simpatik, sehingga mungkin ada kekhawatiran juga dari warga," tuturnya.

Aparat Imigrasi Kelas I Non TPI Tangerang menangkap sebanyak 24 orang warga negara (WN) Afrika di apartemen wilayah Kota Tangerang, Jumat 26 November 2021.

Sengky menambahkan, para WN Afrika ini melanggar sejumlah pasal. "Dari hasil kegiatan terhadap 12 orang WN Afrika telah terbukti melanggar Pasal 119 Ayat 1 UU Keimigrasian yakni setiap orang masing-masing yang berada di Indonesia tidak memiliki dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8. Kemudian terhadap 12 orang lainnya dugaan sementara melanggar Pasal 78 UU Keimigrasian terkait sudah tinggal melebihi izin tinggal yang diberikan," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BANDARA
Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Teken MoU di Bandara Soetta, Citilink dan Krispy Kreme Luncurkan Layanan Kejutan Spesial bagi Penumpang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:53

Maskapai penerbangan Citilink menghadirkan inovasi baru untuk memperkuat pengalaman terbang pelanggannya melalui kolaborasi strategis bersama Krispy Kreme Indonesia.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill