Connect With Us

Warga Pengayoman Tangerang Kaget Tagihan PDAM Membengkak dari Rp55 Ribu Jadi Rp4,5 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Desember 2021 | 15:58

Tangkapan layar tagihan Pelanggan PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelanggan PDAM Tirta Benteng, Kota Tangerang terkejut dengan tagihan air bersih yang membengkak nyaris 10 kali lipat dibanding biasanya.

Hal itu diungkapkan Fery Alfianto warga Komplek Pengayoman, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Fery sebelumnya berlangganan air di PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang. Biasanya tagihan pemakaian air hanya Rp55 ribu per bulan.

"Bulan November kemarin masih Rp55 ribu. Kemudian setelah ada peralihan pelanggan sekarang ditangani PDAM Tirta Benteng, pas di cek tanggal 1 Desember tagihan menjadj Rp4.555.125," jelasnya Rabu 1 Desember 2021.

Hal ini langsung membuatnya terkejut. Ia pun mempertanyakan hitungan tagihan dari PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang.

"Sayangnya hitungan Tirta Benteng pakai hitungan dari TKR. Harusnya kalau perusahaan baru yang pegang hitungan meterannya dari awal juga," tukasnya.

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill