Perbaikan Jalan Rusak di Utara Tangerang Berlangsung 150 Hari, Wilayah Ini Bakal Macet
Kamis, 30 Juli 2026 | 19:23
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memulai proyek perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan di kawasan utara.
TANGERANGNEWS.com-Bus Transjakarta mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, pada Senin 6 Desember 2021. Insiden yang terjadi pukul 09.10 WIB ini disebabkan sang sopir bus yang diduga lalai.
"Terjadi Bus Transjakarta bernopol B-7422-TGC menabrak pagar kebun kosong yang ada di sekitar Halte Busway Puri Beta," ujar Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim.

Bus milik BUMD Pemda Jakarta tersebut dikendarai oleh pengemudi bernama Jumadi. Kejadiannya berawal saat Jumadi memakirkan bus tersebut di Halte Busway Puri Beta.
Lantaran kebelet buang air kecil, Jumadi spontan meninggalkan kendaraannya dalam keadaan tidak mengaktifkan rem tangan. Karena kondisi jalan yang sedikit menurun, bus Transjakarta ini melaju sendiri.
"Saat berhenti di halte dan akan menuju toilet untuk buang air kecil, pengemudi tersebut lupa pasang rem tangan. Sehingga bus tersebut meluncur out of control menabrak pagar lahan kosong Puri Beta," sambungnya.

Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa atau pun luka-luka. Hanya saja, bagian depan bus Transjakarta mengalami rusak berat, seperti bumper yang nyaris copot, hingga kaca yang pecah.
"Menurut info pegawai Halte Puri Beta, bus Transjakarta sudah dievakuasi ke pool di Cijantung, Jakarta Tinur," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memulai proyek perbaikan dan rekonstruksi infrastruktur jalan di kawasan utara.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews