KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota siap menabuh genderang perang kepada pelaku gangster atau premanisme di wilayah Kota Tangerang. Hal itu menyusul terjadinya beberapa aksi gangster yang meresahkan masyarakat.
"Kita tabuh genderang perang untuk para gangster dan premanisme," ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komaruddin, Jumat 14 Januari 2022.
Aksi gangster belakangan ini kerap terjadi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Ulah kelompok tersebut membuat resah seluruh warga terkhusus para orang tua yang memiliki anak usia remaja.
Informasi yang terhimpun, aksi kelompok gangster kali terakhir terjadi di Kota Tangerang tepatnya di wilayah Kecamatan Neglasari.
Menurut Kapolres, aksi gangster di Neglasari ini bermula dari laporan yang viral di media sosial. Rata-rata para gangster tersebut masih berusia remaja.
"Setelah ada laporan yang viral di medsos, kita langsung buru para gangster dari sumber video dan memeriksa saksi yang ada di TKP," ujarnya.
"Alhamdulillah hasil buruan kami sudah beberapa pelaku yang kami amankan. Sementara ini ada empat yang kami amankan," imbuhnya.
Setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, lanjut Kapolres, akan segera ditindaktegas oleh pihaknya.
"Premanisme, gangster, maupun geng motor akan kita perangi. Maka kami mohon dukungan peran serta masyarakat untuk menyampaikan informasi terkait aksi-aksi yang meresahkan," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSebanyak 504 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Gymnastics Tangerang Open Piala Wali Kota yang digelar di TCC Cimone, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews