Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota siap menabuh genderang perang kepada pelaku gangster atau premanisme di wilayah Kota Tangerang. Hal itu menyusul terjadinya beberapa aksi gangster yang meresahkan masyarakat.
"Kita tabuh genderang perang untuk para gangster dan premanisme," ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komaruddin, Jumat 14 Januari 2022.
Aksi gangster belakangan ini kerap terjadi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Ulah kelompok tersebut membuat resah seluruh warga terkhusus para orang tua yang memiliki anak usia remaja.
Informasi yang terhimpun, aksi kelompok gangster kali terakhir terjadi di Kota Tangerang tepatnya di wilayah Kecamatan Neglasari.
Menurut Kapolres, aksi gangster di Neglasari ini bermula dari laporan yang viral di media sosial. Rata-rata para gangster tersebut masih berusia remaja.
"Setelah ada laporan yang viral di medsos, kita langsung buru para gangster dari sumber video dan memeriksa saksi yang ada di TKP," ujarnya.
"Alhamdulillah hasil buruan kami sudah beberapa pelaku yang kami amankan. Sementara ini ada empat yang kami amankan," imbuhnya.
Setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, lanjut Kapolres, akan segera ditindaktegas oleh pihaknya.
"Premanisme, gangster, maupun geng motor akan kita perangi. Maka kami mohon dukungan peran serta masyarakat untuk menyampaikan informasi terkait aksi-aksi yang meresahkan," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
TODAY TAGPengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews