Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo menyambut baik untuk bisa berkolaborasi dengan komunitas disabilitas yang menginginkan keterlibatan dalam pembangunan daerah Kota Tangerang.
Hal itu disampaikan Gatot setelah acara diskusi perencanaan dan pembangunan daerah bersama komunitas disabilitas di Ruang Badan Anggaran, Gedung DPRD Kota Tangerang, Sabtu 15 Januari 2022.
Gatot mengatakan, pihaknya meminta agar komunitas disabilitas maupun lembaga eksekutif dan legislatif di Kota Tangerang saling berperan dalam pembangunan daerah. "Ya tadi saya minta juga saling melengkapi. Kita juga minta peranan aktif dari teman-teman," ujarnya.
Gatot menyebut, pihaknya membutuhkan data konkret terkait jumlah penyandang disabilitas di Kota Tangerang, untuk kemudian dirumuskan program terkait disabilitas agar tepat sasaran.

"Jadi (komunitas disabilitas) ingin ada perhatian dan keterlibatan mereka sesuai dengan peraturan undang-undang,” ujar Gatot.
Ia melanjutkan, baik dalam keterlibatan mereka dalam pembahasan anggaran hingga ada perhatian terkait ketenagakerjaan. “Tapi memang yang menjadi perhatian adalah pendataan berapa masyarakat yang menyandang disabilitas," jelasnya.

Gatot menuturkan, Kota Tangerang saat ini memiliki Perda No 3 tahun 2021 soal disabilitas yang memberikan perhatian pada masyarakat penyandang disabilitas. Munculnya regulasi ini sebagai bentuk apresiasi bagi penyandang disabilitas.
"Kita memberikan ruang apresiasi kepada saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus, bahkan sekolah inklusi di Kota Tangerang sudah berjalan dengan baik dan keberpihakan seperti kursi roda terus sekolah pendidikan baik SD maupun SMP," katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Sugiharto Ahmad Bagja menambahkan, pihaknya juga menyambut baik hadirnya komunitas disabilitas di Kota Tangerang.
"Ya secara prinsip kami apresiasilah karena sudah ada komunitas yang begerak dalam kaitan masyarakat yang memiliki kebutuhan khusus untuk berkonsentrasi terkait program-program," katanya.
Pria yang akrab disapa Ugi ini menuturkan, Dinas Sosial Kota Tangerang akan kembali berkonsolidasi dengan komunitas disabilitas terkait pendataan jumlah masyarakat penyandang disabilitas.
Ugi melanjutkan, pihaknya akan memberikan fasilitasi program bagi masyarakat penyandang disabilitas seperti terkait ketenagakerjaan yang akan berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan.
Selain itu, Kota Tangerang juga disebut mulai ramah disabilitas dengan menyiapkan dan meningkatkan sarana dan prasana demi mengedepankan infrastruktur yang baik bagi masyarakat disabilitas.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGAksi pembubaran kegiatan ibadah yang tengah dilakukan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) terjadi di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 20 September 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews