Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TANGERANGNEWS.com-Meski Kapolres Metro Tangerang telah menyatakan tengah menabuh genderang perang terhadap tindak kriminal gangster di Kota Tangerang. Namun, rupanya hal itu tak membuat para remaja begundal itu, tetap nekat.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kampung Sangiang, depan Gang Ki Jaro Saman, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang sekitar pukul 04.00 WIB, Minggu 16 Januari 2022.
"Kami sudah sangat resah, takut banget. Ini sudah kejadian tiga kali di depan rumah kami. Saya enggak tahu persoalannya apa dengan siapa, tapi yang jelas di depan sini kejadiannya," ujar Heru Sultan Alkaffani kepada TangerangNews, hari ini.
Kekhawatiran Heru dikarenakan, kemungkinan besar para gangster motor itu bakal melukai warga yang terdapat di sekitar. "Bisa saja kan terjadi warga sini yang enggak tahu apa-apa, cuma melintas tahu-tahu jadi korban. Mereka soalnya membawa senjata tajam," kata Heru.
Heru yang menjadi saksi saat kejadian tersebut mengatakan, salah satu kubu dari musuh gangster motor itu tampak menantangi kubu lainnya. Sehingga, terjadi bentrok. "Jadi sekitar 10 orang nantangi mereka. Kemudian gangster motor yang satu motor terdiri dari tiga orang itu melakukan penyerangan. Kemudian saling balas, terus kabur," jelas Heru.
Sementara itu, Polres Metro Tangerang Kota siap menabuh genderang perang kepada pelaku gangster atau premanisme di wilayah Kota Tangerang. Hal itu menyusul terjadinya beberapa aksi gangster yang meresahkan masyarakat.
"Kita tabuh genderang perang untuk para gangster dan premanisme," ungkap Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komaruddin, Jumat 14 Januari 2022.
View this post on Instagram
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
TODAY TAGKementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews