Connect With Us

Segera Dibangun di Kota Tangerang, PSEL Hasilkan 39 Megawatt Listrik dari 2.000 Ton Sampah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 24 Februari 2022 | 16:21

TPA sampah rawa kucing Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kementrian Koordinator Kemaritiman dan Investasi segera membangun proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Tangerang.

Nantinya PSEL mampu mengolah 2000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik sebesar 39 megawatt, sehingga mampu mengatasi permasalahan sampah di Kota Tangerang.

Mengacu pada Perpres No 35/2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi PSEL Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, pembangunan fasilitas PSEL di Kota Tangerang segera dilakukan dan ditargetkan akan mulai beroperasi pada tahun 2025 mendatang.

Pembangunan fasilitas PSEL akan dilakukan konsorsium Oligo Infrastructure Group (OIG) selaku pemenang tender.

Rencananya dalam proyek tersebut dibangun dua pembangkit listrik. Satu menggunakan batubara yang dibangun di Kecamatan Jatiuwung dengan hasilkan listrik sebesar 23 megawatt.

Sementara satu lagi menggunakan biogas yang didirikan di TPA Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari dengan hasilkan listrik sebesar 16 megawatt.

Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Dadang Basuki mengatakan pihaknya akan membantu memasok sampah yang diangkut dari hilir untuk kemudian di olah menjadi listrik di PSEL.

"Dengan adanya PSEL maka mampu mengatasi permasalahan sampah di Kota Tangerang. Apalagi saat ini daya tampung TPA Rawa Kucing hanya mampu bertahan hingga dua tahun kedepan dan tidak mungkin dilakukan perluasan," jelasnya, Kamis 24 Februari 2022.

Rencananya pembangunan PSEL di Kota Tangerang akan dilakukan secara bersamaan dengan Kota Palembang yang ditargetkan akan mulai pada tahun 2023 mendatang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengoperasikan PSEL Benowo di Surabaya pada Mei 2021, dimana mampu mengolah sampah menjadi listrik sebesar 11 megawatt.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

BISNIS
RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) yang menaungi sejumlah merek ritel seperti AZKO, ATARU, Pendopo, NEKA serta Toys Kingdom menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp548,02 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill