Yasmin Hotel Karawaci Resmi Ganti Nama Jadi Sapphire Sky Hotel Karawaci
Kamis, 1 Oktober 2026 | 21:45
Yasmin Hotel Karawaci resmi berganti identitas menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci mulai 1 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Tumpukan sampah di aliran Sungai Wates Kalimati, Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang dibersihkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) setempat, pasca dikeluhkan warga.
DLHK mengerahkan petugas untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut, sejak Minggu 20 Februari 2022.
"Sampah (yang ada di kali) dinaikkan dahulu ke darat agar airnya turun. Insya Allah hari ini baru diangkut pakai truk sampah, diperkirakan volumenya dua truk sampah atau lima ton," kata Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Achmad Taufik seperti dilansir dari Antara, Senin 21 Februari 2022.
Achmad mengatakan tumpukan sampah di aliran kali disebabkan masih banyaknya warga yang membuang sampah ke kali.
Karena itu, DLHK akan menurunkan petugas serta menggerakkan aparat desa untuk memantau kebersihan kali.
Seperti diketahui, warga menyampaikan keluhan mengenai tumpukan sampah di aliran Wates Kalimati, pada pada Sabtu 19 Februari 2022.
"Kondisi tumpukan sampah ini sudah lama, petugas yang biasa mengangkut sampah sudah beberapa hari tidak ada. Dan kalau pun datang sampah-sampah ini tidak diangkut sampai bersih," kata Karna, 33, warga Kampung Melayu Barat.
Ia menambahkan, pada hari libur tumpukan sampah biasanya semakin banyak sehingga sampai menghalangi aliran air kali.
Yasmin Hotel Karawaci resmi berganti identitas menjadi Sapphire Sky Hotel Karawaci mulai 1 Oktober 2026.
TODAY TAGWali Kota Tangerang Sachrudin mengambil sumpah pengangkatan dua ASN sekaligus penyerahan SK pensiun kepada 85 pegawai di lingkup Pemkot Tangerang yang memasuki masa purnabakti.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews