Connect With Us

Berhari-hari Sampah Dibiarkan Menumpuk di Sungai Kalimati Teluknaga

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Februari 2022 | 18:19

Kondisi tumpukan sampah di pinggiran aliran Sungai Wates Kalimati di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu 20 Februari 2020. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Tumpukan sampah di pinggiran aliran Sungai Wates Kalimati di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, sudah berhari-hari tidak diangkut.

Hal ini pun dikeluhkan warga setempat, karena selain menyumbat aliran sungai, tumpukan sampah tersebut dikhawatirkan menyebabkan pencemaran lingkungan dan banjir.

"Kondisi tumpukan sampah ini sudah lama, petugas yang biasa mengangkut sampah sudah beberapa hari tidak ada. Dan kalau pun datang, sampah-sampah ini tidak diangkut sampai bersih," kata Karna, 33, salah satu warga setempat seperti dilansir dari Republika, Sabtu 19 Februari 2022.

Menurutnya, tumpukan sampah semakin banyak pada hari Sabtu dan Minggu. Warga mengaku tidak nyaman dengan kondisi tersebut.

"Selain ancaman serangan penyakit ke warga, ini juga nantinya bisa menimbulkan banjir. Karena sampah-sampah menyumbat aliran kali, apa lagi sekarang masih musim hujan. Potensi itu sangat besar terjadi," ujar dia.

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

300 Km Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat, Truk ODOL Jadi Biang Kerok

Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:57

Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill