Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, PMI Kota Tangerang membuka posko pelayanan kesehatan di jalur mudik yang terbagi dua kloter di setiap harinya.
Keberadaan posko tersebut untuk membantu instansi pemerintah maupun pihak keamanan, dalam melakukan pemantauan arus mudik di wilayah Kota Tangerang, Jumat 29 April 2022.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengatakan, tim atau personel di bagi menjadi 3 wilayah untuk melakukan pemantauan arus mudik, di antaranya Posko Batuceper dan Posko Jatiuwung.
Menurutnya di masing-masing posko itu telah tersedia armada serta Sumber Daya Manusia (SDM) untuk kelancaran.
“Untuk armada, kami menyiagakan ambulans sebanyak 2 unit, motor respon sebanyak 4 unit yang dilengkapi personel, kurang lebih ada 30 relawan yang terdiri dari karyawan, KSR (Korps Sukarela), Forpis, TSR, relawan PMI Kecamatan dan Sibat,” kata Oman.
Ade Kurniawan, Kepala Bidang Pelayanan PMI Kota Tangerang menambahkan, untuk di setiap posnya PMI disiagakan 2-4 relawan selama arus mudik berlangsung, dengan menyediakan alat-alat pertolongan pertama.
“Saya berharap kepada masyarakat tetap ikuti aturan pemerintah terkait untuk mematuhi protokol kesehatan saat mudik lebaran ini, karena pandemi masih belum selesai supaya keluarga yang di kampung halaman aman," ujarnya.
Ade menuturkan, selama ini PMI Kota Tangerang menyediakan pula layanan telepon kedaruratan di 021-5524521 atau nomer WhatsApp di 08111799616.
Layanan telepon kedaruratan Divisi pelayanan kesehatan PMI Kota Tangerang tersebut diklaim siaga 16 jam.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGKabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews