Connect With Us

Pompa Air Dioptimalkan Surutkan Banjir di Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 11 Mei 2022 | 16:04

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat meninjau efektivitas pompa air dalam menurunkan debit banjir di wilayah Periuk. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang memaksimalkan peran ratusan pompa air sebagai upaya mempercepat surutnya debit air yang membanjiri sejumlah titik di Kota Tangerang.

"Kita pompa air yang menggenang ke Kali Ledug yang ada di Situ Bulakan, supaya yang di jalan lebih cepat surut," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam tinjauannya di Situ Bulakan Periuk, Rabu 11 Mei 2022.

Menurutnya, saat ini area Situ Bulakan dan Jembatan Alamanda sudah bisa dilalui kendaraan. Sebelumnya, tak dapat dilalui karena genangan air.

Selain optimalisasi mesin-mesin pompa, lanjutnya, Pemkot Tangerang juga membuka pintu-pintu air secara berkala di berbagai tempat untuk memperlancar aliran air di sungai.

"Kalau debit air di sungai turun, pemompaan yang dilakukan juga bisa optimal. Dan perbaikan tanggul-tanggul yang bocor bisa segera dilakukan," terangnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Ruta Ireng menjelaskan, pihaknya telah mengoperasionalkan sebanyak 232 unit mesin pompa dengan berbagai jenis untuk mengurangi debit air di sejumlah titik.

Hingga siang ini, titik banjir di Kota Tangerang telah berangsur surut dan telah bisa dilalui oleh kendaraan bermotor, hanya menyisakan satu titik di kolong Fly Over Taman Cibodas yang merupakan imbas luapan Kali Sabi.

"Pompa portable ada 8 unit, pompa listrik 148 unit yang di rumah pompa, mobil pompa 3 unit, pompa apung 2 unit, dan pompa diesel 71 unit di rumah pompa," pungkas Ruta.

 

 

 

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill