Connect With Us

Sulitnya Mendapatkan Pekerjaan di Negeri Sendiri

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Mei 2022 | 23:20

Oleh : Tajriyan Nur Romadhon, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Yuppentek Indonesia (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

Oleh : Tajriyan Nur Romadhon, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Yuppentek Indonesia

TANGERANGNEWS.com-Mendapatkan pekerjaan ternyata tidak mudah walaupun di negeri sendiri banyak lulusan SMA dan S1 masih belum mendaptkan kerja, apalagi hanya lulusan SD dan lulusan SMP, hal ini dikarenakan sedikitnya lowongan pekerjaan tetapi banyaknya pencari kerja.

Setiap tahunnya para pencari kerja akan bertambah di karenakan setiap tahunnya terjadinya lulusan-lulusan terbaru, sedangkan lowongan yang tersedia sedikit dan ini akan mengakibatkan angka pengangguran di Indonesia bertambah dan akan mengakibatan angka kemiskinan di Indonesia pun ikut bertambah.

Banyak dari mereka sampai mengemis, mengamen, bahkan ada yang menjadi manusia silver hal ini disebabkan sedikitnya lowongan pekerjaan yang ada dan pada akhirnya mereka semua nyaman dengan apa yang mereka lakuakan dan bisa menghasilakan uang yang lumayan besar, sampai mereka akan di berikan pekerjaan mereka menolak karena sudah nyaman dengan apa yang mereka lakukan.

Sekarang ini akan sulit untuk bisa bekerja di suatu perusahaan dikarenakan harus mempunyai orang dalam dan ada juga yang harus membayar atau menyuap oknum yang tidak bertanggung jawab, sedangkan kita bekerja untuk mencari uang bukan untuk memberi mereka uang agar kita bisa bekerja.

Sangat disayangkan suatu perusahaan jika masih ada oknum-oknum tersebut di dalamnya, maka nama perusahaan tersebut akan tercemar nama baik perusahaan tersebut, lebih baik suatu perusahaan merekrut karyawan dengan syarat-syarat yang sudah di tentukan dan memberikan kesempatan untuk magang terlebih dahulu untuk melihat kemapuan calon karyawan tersebut.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill