TANGERANGNEWS.com-Bawaslu Kota Tangerang menyosialisasikan pelanggaran-pelanggaran pemilu 2024, kepada para mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Kamis 23 Juni 2022.
Anggota Bawaslu Kota Tangerang Didi Nurhadi mengatakan, jenis-jenis pelanggaran pemilu, di antaranya pelanggaran administrasi, kode etik penyelenggara pemilu, dan lainnya.
"Sumber awal dugaan pelanggaran bisa dari temuan maupun laporan langsung," ujarnya dalam seminar di Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang.
Adapun setelah Bawaslu menemukan pelanggaran, pihaknya akan melakukan kajian awal melalui sentra Gakkumdu.
"Di situ nanti kita lihat apakah unsurnya secara formil dan materil terpenuhi tidak. Kalau unsurnya masuk, maka kita langsung mendorong ke pihak Kepolisian," jelasnya.
Wakil Dekan Fakultas Hukum UMT Abdul Kadir menyatakan seminar ini yang keempat diselenggarakan, sesuai konsep Kampus Merdeka Belajar.
"Saya membebaskan mahasiswa untuk mengeksplore dirinya dalam segala hal yang terkait hukum mengenai tindak pidana kepemiluan," ungkapnya.
Abdul Kadir juga mengatakan bahwa seminar ini merupakan bagian tugas kuliah bagi mahasiswa Fakultas Hukum Semester IV.
"Jadi memang seminar ini semangat yang paling utama adalah memantik mahasiswa agar bisa bertanya sekaligus berdiskusi mengenai kepemiluan," pungkasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengajak masyarakat mulai beralih menggunakan tas belanja ramah lingkungan di tengah kenaikan harga plastik yang terjadi belakangan ini.
Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.
Kabupaten Tangerang diserbu ratusan warga pendatang baru yang mengajukan pindah domisili ke wilayah itu pasca Lebaran idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""