Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Bawaslu Kota Tangerang menyosialisasikan pelanggaran-pelanggaran pemilu 2024, kepada para mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Kamis 23 Juni 2022.
Anggota Bawaslu Kota Tangerang Didi Nurhadi mengatakan, jenis-jenis pelanggaran pemilu, di antaranya pelanggaran administrasi, kode etik penyelenggara pemilu, dan lainnya.
"Sumber awal dugaan pelanggaran bisa dari temuan maupun laporan langsung," ujarnya dalam seminar di Kampus UMT, Cikokol, Kota Tangerang.
Adapun setelah Bawaslu menemukan pelanggaran, pihaknya akan melakukan kajian awal melalui sentra Gakkumdu.
"Di situ nanti kita lihat apakah unsurnya secara formil dan materil terpenuhi tidak. Kalau unsurnya masuk, maka kita langsung mendorong ke pihak Kepolisian," jelasnya.
Wakil Dekan Fakultas Hukum UMT Abdul Kadir menyatakan seminar ini yang keempat diselenggarakan, sesuai konsep Kampus Merdeka Belajar.
"Saya membebaskan mahasiswa untuk mengeksplore dirinya dalam segala hal yang terkait hukum mengenai tindak pidana kepemiluan," ungkapnya.
Abdul Kadir juga mengatakan bahwa seminar ini merupakan bagian tugas kuliah bagi mahasiswa Fakultas Hukum Semester IV.
"Jadi memang seminar ini semangat yang paling utama adalah memantik mahasiswa agar bisa bertanya sekaligus berdiskusi mengenai kepemiluan," pungkasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Seorang warga negara Malaysia berinisial CK, 40, ditangkap aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya karena memproduksi cairan Etomidate dalam bentuk Cartridge Vape.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews