Connect With Us

Tabung Gas Meledak, Kontrakan di Kelapa Dua Tangerang Hancur hingga Atap Terpental

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 Juli 2022 | 09:27

Kontrakan di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, hancur akibat ledakan tabung gas. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ledakan tabung gas menyebabkan satu unit kontrakan di Kampung Babakan, RT01/07, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, hancur, Kamis 14 Juli 2022, malam.

Dalam peristiwa yang terjadi pada pukul 19.30 WIB itu, empat penghuni rumah juga mengalami luka bakar. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.

"Korban empat orang, identitasnya belum diketahui karena yang bersangkutan belum melapor ke pengurus RT," ucap Ketua RT setempat, Aldo, seperti dilansir dari Antara.

Adapun kronologis ledakan tabung gas, berawal dari pemilik rumah yang baru masuk ke dalam, lalu mencium bau gas. Kemudian istri pemilik rumah menyalakan kompor untuk memasak.

Namun, tidak lama kemudian saat kompor itu menyala, tiba-tiba terjadi ledakan yang cukup besar. Akibat ledakan itu, bagian dinding dan atap rumah terpental beberapa meter dari lokasi kejadian.

"Atap rumahnya sampai terpental beberapa meter," tutur Aldo,

Setelah penghuni rumah dievakuasi ke rumah sakit, Polsek Kelapa Dua juga memasang sejumlah garis polisi di sekeliling rumah tersebut.

"Saat ini masih dalam penanganan Polsek Kelapa Dua," ujar dia.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill