Connect With Us

Gas Melon Meledak di Kontrakan Pamulang Tangsel, 3 Warga Terluka

Rachman Deniansyah | Selasa, 9 November 2021 | 21:37

Anggota kepolisian hendak menyambangi satu kontrakan di Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Blok B14, RT 07/04, Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 9 November 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ledakan dahsyat yang dipicu akibat kebocoran tabung gas 3 kilogram terjadi di salah satu kontrakan di Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Blok B14, RT 07/04, Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, pada Selasa, 9 November 2021.

Akibatnya, selain menghancurkan ruangan dapur, ledakan tersebut juga membuat tiga orang mengalami luka bakar. Ketiganya berinisial IS, 28, SUP, 42, dan SUJ, 66 

Insiden tersebut turut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Pamulang, Iptu Iskandar, saat dikonfirmasi.

Ketika itu korban IS, pemilik rumah hendak memasak. Namun terjadi masalah, kompornya tak bisa berfungsi. 

"Ya benar, kejadiannya itu sekitar pukul 09.30 WIB. Dia lagi masak tapi kompornya enggak nyala, akhirnya minta tolong ke tetangganya, berinisial SUP, untuk menyalakan kompor gas tersebut," ujar Iskandar kepada TangerangNews.com. 

Namun tetangganya itu ternyata juga tak dapat memperbaiki tabung gas melon. Akhirnya, ia pun kembali meminta tolong kepada tetangganya yang lain, yakni korban berinisial SUJ.

Kala itu, SUJ pun berusaha untuk memperbaikinya. Namun lagi-lagi kompor masih tak bisa berfungsi. Kemudian, terdengar suara gas keluar dari regulator atau kepala tabung.

Anggota kepolisian hendak menyambangi satu kontrakan di Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Blok B14, RT 07/04, Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 9 November 2021.

"Karena ruangan tertutup enggak ada hawa masuk, ketika dicoba dihidupkan kompornya itu tiba-tiba ada api menyambar akhirnya kebakar. Gas sudah keluar dulu, diduga gara-gara kepala gasnya atau regulator," ucap Iskandar.

Ledakan tersebut pun terjadi begitu dahsyat hingga menyebabkan seisi ruangan dapur hancur. Ketiga korban yang berada dalam satu ruangan tersebut turut menjadi korban ledakan.

"Dapur itu langit-langitnya kan dari triplek agak kebakar. Kemudian asbesnya hancur. Lalu ketiga orang itu kena menjadi korban," paparnya.

Ia mengatakan, korban terparah adalah dua orang yang sedang mencoba memperbaiki gas dan kompor. Sedangkan pemilik rumah, mengalami luka ringan.

"Karena SUJ dan SUP yang memperbaiki tabung gasnya. SUJ mengalami luka bakar hingga 40 persen dan Informasinya dilarikan ke RSCM. Sedangkan SUP 20 persen dibawa ke Puskesmas," jelasnya.

Sedangkan IS hanya mengalami luka goresan di kakinya. Ketiga korban kini masih dalam perawatan medis.

KAB. TANGERANG
Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Cari Rongsokan, Pemulung Tersasar di Gorong-Gorong Kawasan Puspemkab Tangerang

Sabtu, 7 November 2026 | 19:35

Warga di sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Tigaraksa, dihebohkan dengan seorang pemulung yang sempat tersasar di dalam saluran gorong-gorong, Jumat 6 November 2026, malam.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill