Connect With Us

Mayat dalam Boks Terikat Tambang di Tangerang Masih Misteri

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 31 Agustus 2022 | 12:25

Flyer ciri-ciri mayat pria tanpa identitas ditemukan di dalam boks kontainer plastik dan mengambang di Kali Bayur, Kelurahan Periuk Jaya, Kota Tangerang. (Polres Metro Tangerang Kota / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat pria yang ditemukan di Kali Bayur RT3/7, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, hingga kini masih menjadi misteri.

Pasalnya, identitas mayat yang ditemukan di dalam boks kontainer dan kakinya terikat tali tambang pada Jumat 19 Agustus 2022, belum diketahui.

Hal ini membuat pihak kepolisian kesulitan mengungkapnya, sehingga terhitung 12 hari sudah sejak ditemukannya sesosok mayat sampai saat ini masih menjadi teka-teki.

"Kita baru masih cari identitasnya. Masih perlu waktu untuk mengungkap," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho kepada wartawan dikutip pada Rabu, 31 Agustus 2022.

Adapun pihak kepolisian sebelumnya telah menyebar ciri-ciri sesosok mayat ini kepada publik, di antaranya berjenis kelamin laki-laki berusia sekitar 20-40 tahun, wajah berbentuk bulat, warna kulit sawo matang.

Selain itu, gigi bagian bawah mayat ini habis atau ompong, memiliki tato bergambar bunga mawar di lengan kiri, memakai gelang tasbih warna hitam di tangan kiri.

Kemudian saat ditemukan mayat ini mengenakan kalung bertasbih warna hitam, menggunakan kaos hitam bertuliskan YRKI (Yamaha RX King Indonesia), dan mengenakan celana cargo berwarna coklat.

Kapolres mengatakan, sudah ada beberapa pihak keluarga yang mengaku kehilangan anggota keluarganya menghubungi, tetapi informasi tersebut belum cocok dengan mayat ini.

"Kemarin ada, tapi tidak identik. Ada beberapa orang yang telepon, kita cek belum ada yang identik. Dari ciri-ciri ataupun dari aksesorinya tidak identik," jelasnya.

Kapolres menambahkan, berdasarkan hasil autopsi mayat ini mengalami luka pukulan akibat benda tumpul. Hingga kini juga pelakunya masih belum terungkap.

"Ada tanda-tanda kekerasan itu kan dari benda tumpul. Belum (ditangkap pelakunya). Identitasnya belum dapet sampai sekarang," tuturnya.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

PR John Herdman Perbaiki Disiplin Timnas yang Longgar di Era Patrick Kluivert

Jumat, 16 Januari 2026 | 12:24

Ketua Badan Tim Nasional Sumardji menyinggung lemahnya kedisiplinan pemain Timnas Indonesia pada era kepelatihan Patrick Kluivert.

KAB. TANGERANG
Polisi Bongkar Peredaran Tramadol dan Hexymer Ilegal di Pakuhaji, 2.797 Butir dan Uang Rp30 Juta Disita

Polisi Bongkar Peredaran Tramadol dan Hexymer Ilegal di Pakuhaji, 2.797 Butir dan Uang Rp30 Juta Disita

Minggu, 18 Januari 2026 | 20:30

Unit Reskrim Polsek Tangerang mengungkap kasus dugaan tindak pidana penjualan Tramadol dan Hexymer tanpa izin edar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill