Connect With Us

Didemo Mahasiswa, DPRD Kota Tangerang Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 6 September 2022 | 17:39

Anggota DPRD Kota Tangerang Saiful Milah dan Apanudin saat menemui massa aksi terkait penolakan harga BBM di depan Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa, 6 September 2022. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang sepakat dengan massa mahasiswa untuk sama-sama menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kesepakatan tersebut diketahui setelah Anggota DPRD Kota Tangerang Saiful Milah dan Apanudin menandatangani nota kesepahaman terkait penolakan kenaikan harga BBM ketika didemo massa mahasiswa.

Penandatanganan pakta integrigas tersebut dilakukan kedua wakil rakyat tersebut di hadapan massa di depan Gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa, 6 September 2022.

Saiful Milah dan Apanudin juga tampak berdiskusi dengan para demonstran dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) tersebut.

Aksi tersebut berjalan dengan kondusif. Diskusi pun berjalan dengan lancar. Adapun massa aksi antusias menyuarakan aspirasinya.

Poin yang menjadi sorotan mahasiswa adalah pengalihan subsidi BBM yang akan menjadi bantuan sosial (bansos). Menurut pendemo, kebijakan itu tidak akan tepat sasaran.

Sebab, contohnya ada seseorang yang lima tahun lalu hidupnya belum sejahtera, kemudian sekarang sudah berkecukupan, tetapi tetap mendapat bansos karena tidak ada pemutakhiran data.

Menanggapi hal tersebut, Saiful Milah mengatakan, mahasiswa dapat menjadi perwakilan suara masyarakat dan dapat menyampaikan aspirasinya ke Komisi II DPRD Kota Tangerang.

"Kalau ada dinas-dinas terkait yang misalnya tidak bertanggungjawab hajar saja silakan (kritisi kebijakannya)," tuturnya.

Usai berdiskusi dan pembacaan pakta integritas yang telah ditandangani perwakilan DPRD Kota Tangerang melalui Saiful Milah dan Apanudin, kemudian massa demonstran membubarkan diri dengan tertib.

"Memang tujuannya baik tentang permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat mengenai kenaikan harga BBM ini, karena itu saya selaku DPRD menerima (tuntutan) mereka," ujar Apanudin kepada awak media.

Apanudin menambahkan, tuntutan dari para mahasiswa akan didiskusikan dan disampaikan oleh ketua DPRD Kota Tangerang dengan cara politis tanpa mengurangi substansinya.

"Kita berharap yang memangku kebijakan di pusat sana ini memiliki kebijakan yang cukup baik untuk masyakarat kita dalam kondisi yang sekarang ini," pungkasnya.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill