Connect With Us

Pemakaman Dua Jenazah Anggota Ahmadiyah Dijaga Ketat

| Selasa, 8 Februari 2011 | 13:24

Istri korban almarhum Roni Pati, Rachmawati bersama anaknya. (tangerangnews / dira )

 
TANGERANGNEWS- Ribuan anggota jemaat Ahmadiyah mendatangi tempat pemakaman khusus jemaat Ahmadiyah di Kota Tangerang, dalam penjagaan ketat polisi. Mereka mengantar 2 rekannya yang tewas dalam pemyerbuan di Cikeusik, Pandeglang, Banten.

Kedua jenazah itu bernama Roni Pati (38) warga Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dan Candra (30) warga Bogor. Mereka dimakamkan di RT 04 / RW 04 Kelurahan Kenanga, Gondong, Kota Tangerang tempat pemakaman yang luasnya sekitar 2.000 meter persegi. Jenazah dimakamkan pada Selasa (8/2/2011) pukul 09.15 WIB).

Istri Roni Pati, Rahmawati mengatakan, suaminya yang berprofesi sebagai tukang ojek itu berangkat sehari sebelum peristiwa bentrokan itu ke Pandeglang. Dari hasil pernikahannya dengan Roni, pasangan ini dikaruniakan dua orang putri, yakni Risah (9) dan Tati (5).

"Saya tidak tahu lagi bagaimana menghidupi kedua anak saya," ujar Rahmawati yang berkerudung coklat sambil menangis.

"Dia memang ke sana untuk melihat ada pergerakan massa. Kenapa dimakamkan di sini. Kebetulan tidak ada lokasi pemakaman khusus, baru di sini. Kalau di Bogor kan di Parung. Kalau Warsono memang sempat dibawa ke sini juga sama dengan suami saya, tapi kini dikuburkan di Cirebon, karena memang asli Cirebon," ujar Rahmawati.

Semtara itu, tampak sejumlah petugas Polres Metro Tangerang yang berjaga-jaga dengan ketat. Bahkan Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Tavip Yulianto ikut hadir di pemakaman itu. Dia mengatakan, ini penjagaan biasa, dan berdalih tidak ada yang khusus.

"Harusnya ini tidak terjadi. Dengan kejadian seperti ini di Banten kita lebih mengintensifkan pertemuan dengan tokoh agama, jangan sampai ada provokasi-provokasi," ujarnya.

Dia menganggap, di Kota Tangerang tidak terlalu rawan. Tetapi anggota Ahmadiyah yang paling banyak memang terdapat di Ciledug dan Cipondoh, Tangerang.(dtk/DIRA DERBY)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill